Kabar buruk datang dari dunia sepak bola Indonesia. Timnas U 16 yang menjadi harapan bagi semua bangsa Indonesia untuk tampil pada ajang piala dunia U 17 di Peru harus gagal di tengah perjalanan. Pasalnya pada saat pertandingan perempat final melawan timnas Australia pada hari Senin tanggal 1 Oktober lalu di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, timnas garuda muda dikalahkan dengan skor tipis 3-2. Padahal laga ini merupakan satu-satunya laga yang memberikan kesempatan bagi timnas garuda muda untuk menuju ke piala dunia U 17 yang akan di gelar di Peru. Para pemain pun merasa menyesal telah gagal pada laga kali ini dan juga merasa kecewa akan kekalahan yang mereka alami. Mereka pun mengucapkan minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia lantaran telah gagal membawa nama Indonesia ke ajang piala dunia.

Padahal pada saat pertandingan berlangsung kedua tim dinilai mempunyai kekuatan yang sama entah itu dari segi bertahan maupun segi menyerang. Namun pada saat babak pertama rupanya timnas garuda muda sempat memegang kendali dan mendominasi permainan dan juga menekan lini pertahanan dari timnas Australia. Dan hasilnya mereka pun bisa unggul terlebih dahulu pada babak pertama ini lewat tendangan yang dilakukan oleh salah satu pemainya yakni Sutan Zico dan membuat skor pada babak pertama menjadi 1-0 yang membuat timnas garuda muda unggul terlebih dahulu dan memimpin papan skor. Skor 1-0 ini pun tak berubah hingga babak pertama usai.

Dan pada babak kedua rupanya kondisi permainan berbalik dan berubah drastis. Timnas Australia yang pada saat babak pertama selalu ditekan oleh para pemain timnas garuda muda rupanya mampu mengambil alih dan mendominasi pada babak kedua ini. Para pemain timnas garuda muda pun dibuat kesulitan menahan serangan dari timnas Australia. Apalagi jika ditinjau dari segi fisik timnas garuda muda tentu saja kalah dengan timnas Australia lantaran postur tubuh yang dimiliki timnas Australia yang tinggi dan besar sedangkan postur tubuh dari timnas garuda muda yang rata-rata pendek dan kecil. Keuntungan inilah yang membuat timnas Australia melaksanakan strategi umpan lambung yang membuat timnas garuda muda kesulitan dalam menghalau bola.

Strategi ini pun terbukti efektif dan akhirnya timnas Australia pun mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua ini menjadi 1-1. Tak sampai di situ saja bahkan timnas Australia mampu mengungguli timnas garuda muda pada babak kedua ini dan memimpin pertandingan dengan skor 3-1. Timnas garuda muda yang mencoba bangkit hanya bisa mencetak 1 gol saja ke gawang timnas Australia yang membuat skor pada laga itu menjadi 3-2 hingga permainan usai. Kekalahan ini sudah pasti sangat membekas dan menyakitkan bagi timnas garuda muda mengingat umur mereka yang belum cukup dewasa namun sudah berjuang untuk mengharumkan nama Indonesia meskipun perjalanan tersebut harus terhenti di tengah jalan.

Salah satu pemain timnas garuda muda juga mengatakan bahwa ia merasa kecewa dan juga merasa sedih karena kalah pada laga tersebut. Pemain tersebut adalah Sutan Zico yang membuka gol pada babak pertama. Ia mengatakan bahwa dalam sebuah permainan menang dan kalah merupakan hal biasa dan hidup seseorang juga kadang di bawah dan kadang di atas. Ia pun mengatakan bahwa tak mau terlalu lama terlarut dalam kesedihan karena karir perjalanan mereka masih panjang mengingat umur mereka masih muda.