Pasca pembekuan liga 1 senior yang dilakukan oleh Edy Rahmayadi selaku ketua PSSI hal ini tentu menuai berbagai pro dan kontra yang terjadi baik di lingkungan sepak bola Indonesia maupun yang berada di lingkungan masyarakat. Pasalnya tindakan pembekuan ini merupakan tindakan yang amat tegas yang dilakukan oleh Edy Rahmayadi selaku ketua PSSI. Ia membekukan liga 1 sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Edy Rahmayadi juga mengatakan bahwa bentuk pembekuan dari liga 1 senior ini merupakan bentuk penghormatan bagi korban pengeroyokan yang terjadi pada saat pertandingan antara Persib Bandung dengan Persija Jakarta yaitu Haringga Sirla seorang jak mania yang tewas karena dikeroyok secara ramai-ramai oleh para bobotoh.

Tanggapan pun muncul dari beberapa kalangan sepak bola yang ada di Indonesia. Salah satuny adalah pelatih dari Barito Putera yakni Jacksen F Tiago. Coach Jacksen menanggapi positif terkait pembekuan yang dilakukan oleh ketua PSSI. Menurutnya pembekuan ini dilakukanbukan atas dasar sepak bola namun berdasarkan rasa kemanusiaan. Karena tragedi pengeroyokan yang dilakukan oleh para bobotoh kemarin merupakan tragedi kemanusiaan dan tidak ada sangkut pautnya dengan dunia sepak bola karena sepak bola seharusnya merupakan alat pemersatu bangsa.

Ia juga menambahkan bahwa atas tragedi yang kemarin terjadi ia merasa bahwa sepak bola Indonesia telah tercoreng nama baiknya. Apalagi aksi pengeroyokan tersebut dilakukan dengan sadis. Bahkan coach Jacksen juga mengatakan bahwa para pelaku pengeroyokan tersebut lebih rendah derajatnya dari binatang lantaran binatang akan membunuh hanya jika mereka lapar saja. Sedangkan dari klub yang diasuhnya ia merasa tidak dirugikan sama sekali. Ia mengatakan bahwa tak ada satu klub pun di liga 1 yang merasa rugi melibihi kerugian yang dialami oleh keluarga Haringga Sirla.

Tanggapan lain juga datang dari pelatih Persib Bandung yakni coach Mario Gomez. Pasca pembekuan yang dilakukan oleh ketua PSSI ia mengatakan bahwa ia dan klubnya malah diuntungkan oleh pembekuan tersebut. Pasalnya pada pekan ini Persib Bandung harusnya melakukan pertandingan dengan Madura United pada hari Jumat tanggal 28 September 2018.

Ia merasa diuntungkan lantaran ia dan anak asuhnya bisa melakukan persiapan lebih matang lagi untuk menghadapi Madura United. Ia juga menambahkan bahwa dengan ditundanya pertandingan dengan Madura United ia nantinya bisa memasukkan para pemain yang sebelumnya mengalami cedera. Karena dalam masa pembekuan ini para pemain yang cedera sedang melakukan perawatan dan apabila liga 1 senior di mulai lagi mereka bisa ikut bertanding. Dan juga dengan ditundanya liga 1 senior ini membuat maung bandung semakin kokoh di puncak klasemen dari liga 1 senior apalagi setelah kemenangan yang mereka raih ketika melawan macan kemayoran minggu lalu.

Tanggapan lain juga muncul dari pelatih Mitra Kukar yakni coach Rahmad Darmawan. Menurutnya pembekuan yang dilakukan oleh ketua PSSI ini merupakan suatu langkah yang tepat karena peristiwa kemarin merupakan peristiwa yang bersangkutan dengan nilai sportivitas, respek dan juga hilangnya rasa kemanusiaan antar suporter. Dan sudah semestinya pihak PSSI berbenah terlebih dahulu agar tragedi ini tak terulang kembali. Ia juga menambahkan agar pembekuan ini tak dilangsungkan dalam kurun waktu yang lama. Lantaran menurutnya tidak baik jika terlalu lama terlarut dalam kesedihan. Dan juga coach Rahmad Darmawan mengatakan bahwa setelah pembekuan ini PSSI harus melangkah lebih maju lagi kedepanya dan juga PSSI harus segera mengusut tuntas peristiwa tersebut dan menghukum para pelaku yang bersangkutan.

Tinggalkan Balasan