Tottenham Hotspurs sempat bagus di beberapa laga awal musim BPL tapi kemudian dalam empat laga terakhir, Spurs hanya menang sekali saja saat melawan Albion dengan skor tipis 2-1. Tentu saja hal ini amat disayangan oleh pelatihnya Pochettino. Seharusnya Spurs bisa menjaga konsistensi untuk menang karena memang sudah waktunya Kane Cs mendapatkan trofi di musim ini. Tampil bagus di beberapa musim menjadi kuda hitam di Liga dan Champions, tentu saja Spurs tidak bisa selalu hampir mendapatkan gelar.

Spurs dianggap pelatihnya terbuai dengan kemenangan saat melawan United pada 28 Agustus lalu. Menang di kandang MU dengan skor 3-0 tentu saja merupakan sebuah prestasi. Saat ini Moura mencetak dua gol dan Kane satu.  Memang setelah kemenangan itu, Spurs kemudian tampil buruk. Kalah saat melawan Watford dan Liverpool serta di Champions melawan Inter Milan adalah bukti Spurs telena.

Tapi kemenangan kini sudah mulai datang. Tren negatif Spurs akhirnya berhenti juga.  Spurs memang tidak belanja besar seperti para rival. Lihat saja Liverpool  yang mengeluarkan uang sangat banyak untuk tiga pemain yaitu Alisson, Keita dan juga Fabinho.  Terbukti penampilan Liverpool semakin bagus dan pemuncak klasemen sebagai ganjarannya.

Anak asuh Pochettino harus lebih sering menang bila ingin bersaing untuk mendapatkan trofi. Tentu tidak mudah karena sengit sekali persaingan di liga Inggris dan Champions . Barca, Madrid serta Munchen akan menjadi batu sandungan untuk tampil bagus di Champions sementara di liga Inggris ada Liverpool, Chelsea dan City yang sedang tampil apik.

Pochettino mengatakan bahwa Spurs harus fokus di setiap pertandingan agar bisa bermain baik. Meraih tiga poin secara konsisten tentu saja penting apalagi Spurs memang sudah lama tidak merasakan gelar bergengsi. Di musim lalu saja, Spurs harus terhenti di perempat final karena Juventus berhasil mengalahkan mereka.  Di liga Inggris, sempat tampil bagus kemudian Spurs harus puas ada di posisi keempat.

Mungkin tidak dalamnya skuad Spurs membuat tim ini mudah sekali kehilangan poin kala pemain andalan mereka cedera. Tentu saja hal ini patut disayangkan karena dengan filosofi permainan Counterpressing, Spurs seharusnya sudah bisa ada di puncak. Spurs seharusnya sudah bisa mendapatkan piala baik itu  gelar liga Inggris maupun juara Champions.

Kane yang mulai mencetak gol lagi harus terus bisa tajam agar bisa membantu timnya menang di banyak laga. Spurs sendiri sebanarnya punya skuad muda. Meskipun tidak banyak yang terkenal, Spurs tetap saja merupakan tim dengan pemain yang bermain kolektif. Maka tak heran bila tim ini sering sekali bisa mengalahkan tim-tim besar seperti Madrid dan United.

Tentu saja perbaikan yang signifikan bisa dilakukan oleh pelatih Spurs karena musim masih sangat panjang. Di Liga Inggris, penampilan Spurs masih bisa dibenahi tentu saja. bermain menang di banyak laga harus ditunjukkan oleh anak asuh Pochettino.  Pun di liga Champions, Spurs harus bisa melaju lebih baik dari musim lalu. Punya pemain potensial seperti Lukas Moura dan Erickson, tak pelak Spurs bisa berbuat banyak di musim ini.

Meskipun Pochettino sempat berkata bahwa ia tidak mau membeli gelar dengan uang. Itu tidak berarti Spurs tidak perlu pemain yang bagus dan terkenal. Manajemen klub seharusnya mulai berfikir untuk investasi uang agar gelar bisa diraih oleh anak asuh Pochettino.

Tinggalkan Balasan