Pembaca setia berita bola timnas Indonesia, tahukah anda jika Chelsea memang tidak akan berlaga di Liga Champions musim ini setelah di musim lalu hanya finish di posisi 5 sementara Liga Inggris hanya memperoleh empat jatah saja. Otomatis di musim perdana Chelsea bersama Sarri, Liga Eropa lah yang menjadi tempat Kante Cs Berlaga. Meskipun demikian, ternyata Sarri tidak mau memandang sebelah mata kompetisi ini walau kenyataannya Liga Eropa merupakan laga kelas dua.

Tahukah anda berita bola timnas Indonesia, laju bagus Chelsea di liga Inggris membuat pelatih asal Italia ini yakin ia bisa membawa The Blues meraih banyak trofi termasuk Liga Champions. Sarri yang gemar merokok menyatakan ia akan mempersiapkan tim untuk bisa tampil bagus di semua ajang khususnya Liga Eropa. Sampai saat ini Sarri belum memilih siapa yang akan menjadi kapten Chelsea. Tentu ada alasan di balik keputusan ini. Ia mengatakan selepas jeda internasional siapa yang akan memimpin Chelsea di lapangan hijau akan ditentukan.

Berdasarkan data tim berita bola timnas indonesia ,pelatih Chelsea itu hanya ingin yang terbaik yang bisa menjadi kapten tim. Ada nama seperti Hazard, Kante dan pemain lain yang mungkin saja menjadi kapten Chelsea. Chelsea selalu menang di tiga laga liga Inggris di bawah asuhan Sarri. Dengan raihan itu, The Blues pantas saja ada di peringkat dua klasemen sementara.

Keputusan manajemen The Blues mendatangkan Chelsea memang dikritik oleh beberapa pihak. Belum terujinya kapabilitas Sarri menjadi alasannya. Sebelum pindah ke The Blues, Sarri hanya melatih Napoli yang belum pernah menjuarai liga Italia dan Liga Champions. Bahkan langkah Napoli terhenti di fase grup musim lalu pada ajang Liga Champions.  Jejak rekam Sarri yang tidak terlalu mentereng itu yang membuat banyak yang meragukan pelatih ini bisa sukses di Liga Inggris.

Perlahan namun pasti, Sarri mulai bisa membungkam kritik. Hasil positif di tiga laga pertama liga Inggris adalah buktinya. Tentu saja hasil 9 poin bukan kebetulan belaka karena memang Sarri mampu meracik tim dengan tepat. Beberapa perubahan terjadi yang salah satunya menempatkan Jorginho di lapangan tengah sementara Kante bergeser ke lini depan.  Hazard sendiri masih dipertahankan oleh Sarri padahal sang pemain ingin sekali pindah ke Real Madrid.

Meskipun Sarri mengatakan ia optimis menang di banyak ajang termasuk liga Eropa. Tentu saja tidak  akan mudah mewujudkannya. Selalu ada kejutan di setiap laga yang dijalani. Liga Eropa pun sama. Sama sekali tidak mudah menjadi pemenang pada kompetisi ini. Tim sekelas Arsenal dan Milan pun harus gigit jari pada liga Eropa musim lalu padahal kedua tim itu dijagokan bisa menjadi juara. Kedalaman skuad Chelsea bisa saja menjadi jimat sukses di liga sekelas liga Eropa. Dan tentu saja kesuksesan yang diharapkan Sarri memerlukan pembuktian.

Mungkin sekali Sarri menurunkan pemain utama saat berlaga di liga Eropa. Chelsea punya pemain bagus seperti Hazard, Pedro dan Kante. Bila memang ingin juara tentu saja Chelsea tidak boleh selalu menurunkan pemain pelapis seperti yang biasa dilakukan tim-tim besar yang berlaga di kompetisi ini.  Tentu patut dilihat seperti apa nantinya keputusan Sarri bila ingin membuat Chelsea Berjaya di liga Eropa. Bila berhasil menjadi kampiun, ditambah dengan juara liga Inggris, pelatih ini akan membuktikan bahwa manajemen Chelsea tidak salah membelinya sebagai suksesor Conte. Bisa kah mendapatkan banyak gelar Sarri ? Biar waktu yang memberikan jawaban atas pertanyaan itu.

Tinggalkan Balasan