Pembaca setia berita bola Timnas Indonesia, Chelsea kini sudah tak lagi diasuh Conte. Manajemen The Blues sudah memutuskan hubungan dengan pelatih asal Italia itu. Selama dua tahun melatih Chelsea, prestasi Conte tak bisa dianggap remeh tentu saja. Di musim pertamanya saja, Conte berhasil mempersembahkan trofi Liga Inggris padahal kala itu manajere top berdatangan ke BPL seperti Mourinho dan Guardiola. Di musim keduanya, Conte menurun prestasinya setelah gagal membawa The Blues finish di posisi empat besar yang artinya gagal membawa Chelsea ke Liga Champions.

Berdasarkan laporan yang didapat tim berita bola Timnas Indonesia, manajemen The Blues kemudian menunjuk Sarri sebagai pelatih anyar. Keputusan ini memang sudah membuahkan hasil positif yaitu dalam tiga laga liga Inggris, Sarri berhasil membawa Hazard Cs meraih tiga kemenangan. Tak heran kini Chelsea ada di tangga kedua BPL, persis di bawah Liverpool hanya kalah selisih gol saja.  Kedatangan Sarri ke Chelsea tidak serta merta mendapat reaksi positif pada kenyataanya.  CEO Juventus yaitu Luciano Moggi adalah salah satu yang meremehkan keputusan Chelsea untuk mendatangan mantan pelatih Napoli itu.

“Setelah dua tahun pemain The Blues bermain bersama Conte, tentu saja kepaduan tim sudah terjadi” kutip berita bola Timnas Indonesia. Komunikasi yang bagus pun terjalin sehingga bisa mendatangkan berbagai trofi. Kini Sarri datang dengan gaya bermain yang jauh berbeda. Adalah sebuah blunder Chelsea mendatangkan Sarri karena semua akan berubah” Ungkap Moggi pada sebuah kesempatan.

Moggi memang tidak menanggap Sarri sebagai pelatih yang pas untuk menukangi Chelsea karena dianggap tidak mempunyai filosofi permainan yang bagus. Ia malah mendukung keputusan Napoli memecat Sarri dan menggantikannya dengan Ancelotti. Moggi menanggap Ancelotti punya segudang pengalaman yang bagus untuk menjadikan Napoli lebih bagus.

Kedatangan Sarri ke Chelsea memang tidak mulus. Lama dikabarkan akan hengkang dari Napoli untuk berlabuh ke Chelsea, menjelang bursa transfer ditutup baru akhirnya kenyataan itu terjadi. Sarri resmi datang ke The Blues dengan membawa pemain andalannya semasa di Napoli yaitu Jorginho.  Beberapa pemain pilar The blues seperti Hazard dan Kante juga dipertahankan. Kiper Baru juga didatangkan dari Bilbao. Sejauh ini, Sarri membuktikan pilihan the Blues memang sudah tepat. Chelsea terbukti mampu meraup 9 poin dari tiga laga yang artinya semua bisa dimenangkan oleh Hazard Dkk.  Tapi musim masih terlalu panjang untuk menyebut Sarri pas untuk melatih Chelsea. Di Napoli pun ia tampil bagus di awal musim tapi tidak konsisten dan kemudian harus gigit jari untuk kembali melihat Juve sebagai Skudeto.

ALasan Moggi tidak suka dengan Sarri mungkin saja karena musim lalu, Juve diancam Napoli di perebutan Skudeto.  Tentu saja rivalitas kedua tim itu bisa mendatangkan sentiment bagi pihak masing-masing. Belum ada tanggapan langsung dari Sarri terkait komentar CEO si nyonya tua itu. Diyakini Sarri akan bersikap kalem karena memang ia tidak suka melakukan Psy War kepada siapapun. Selama melatih Napoli pun ia jarang perang komentar dengan para pesaing.

Chelsea berani mendatangkan Sarri karena percaya permainan menyerang yang diterapannya di Napoli bisa berhasil di The Blues. Tiga pertandingan sudah membuktikan bahwa ia sudah bisa menuai hasil positif. Tentu waktu yang nanti akan menunjukkan apakah manajer yang gemar merokok ini bisa sukses di Stamford Bridge. Membawa Chelsea kembali ke liga Champions dan juga memenangi trofi primer League adalah target utama Sarri di Chelsea.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan