Marcus Rashford tentu merupakan talenta berbakat yang dimiliki Manchester United. Punya lari yang sangat kencang dan insting mencetak gol yang bagus, pemain ini memang digadang-gadang akan menjadi pemain hebat. Tapi kenyataanya di bawah asuhan Mourinho, Rashford justru mengalami penurunan. Ia jarang bermain sebagai starter dan hal ini tentu tidak bagus bagi perkembangan kari sang pemain.

Jose Mourinho hanya menggunakan satu penyerang utama yang tentu saja pilihannya ada pada Romelu Lukaku. Pemain asal Belgia itu selalu jadi pilihan utama bila sedang fit. Sejatinya Rashford punya posisi yang sama dengan Lukaku tapi dengan formasi tiga penyerang di depan, Rashford cenderung melebar mengapit penyerang tengah. Itu sudah merubah posisi asli sang pemain dan bila kembali menjadi penyerang utama tentu saja itu perlu adaptasi kembali. Demikian pendapat Shearer yang merupakan mantan bomber tajam di Liga Inggris.

Dari empat laga yang sudah dimainkan United di Liga Inggris, Rashford hanya tiga kali saja bermain. Itupun hanya sekali sebagai starter dan tidak bermain penuh. Kenyataan itu sebenarnya akan membuat karir Rashford terganggu. Jumlah main yang minim tentu saja akan menjadi masalah besar bagi setiap pemain.

Dengan keadaan itu, Shearer menyarankan Rashford untuk hengkang dari United untuk mencari klub baru. Potensi yang dimiliki pemain ini amat besar sehingga sayang sekali bila tidak dimaksimalkan. Legenda pemain Inggris ini menyatakan bahwa Rasford selalu salah posisi dan menjadi pemain kedua di bawah asuhan Mourinho. Bila Lukaku sedang fit pun, Rashford jarang menjadi pilihan utama karena Mou lebih suka memilih Sanchez atau Lingaard.

Pada era Van Gaal, Rashford memang sempat bersinar. Datang dari akademi United, Rashford diorbitkan oleh manajer asal Belanda tersebut. Sang pemain memberikan kualitas yang diharapkan karena mampu bermain dengan bagus. Tapi seiring kedatangan Mourinho, Rashford mulai terpinggirkan. Entah apa alasan sang manajer padahal pemain ini punya potensi yang besar untuk menjadi hebat.

Bila Rashford pergi dari United, setidaknya waktu bermain akan lebih banyak. Hal ini tentu saja bagus bagi perkembangan seorang pemain.  Banyak klub yang tentu saja mau menampung Rashford karena memang kualitasnya yang bagus. Arsenal, Madrid dan Juventus mau menampung pemain muda Inggris ini bila hengkang dari United.

United sendiri saat ini sedang tampil tidak bagus. Di laga terakhir bersama MU, Rashford mendapatkan kartu merah sehingga di pekan keempat ia tidak bisa bermain karena larangan tanding.  MU ada di posisi kesepuluh sementara ini dan kenyataan itu membuktikan bahwa United sedang bermasalah dengan konsistensi.   Sering berganti pemain di lapangan hijau membuat permainan MU jauh dari harapan belum lagi beberapa pemain dikabarkan berselisih dengan The Special Ones.

Rashford sebenarnya diarapkan bersinar musim ini. Tapi kesempatan bermain yang sedikit tentu saja akan membuat harapan itu semakin susah diwujudkan. Di jeda musim nanti, Rashford disarankan untuk tidak lagi bermain untuk MU. Tentu saja alasannya demi perkembangan maksimal sang pemain. Tentu patut kita tunggu apakah Rashford akan betah menjadi yang kedua di kubu United atau ia akan berusaha mencari klub lain yang bisa memaksimalkan jam mainnya. Liga Inggris baru saja dimulai dan masih terlalu jauh melihat apakah Rashford akan hengkang dari Old Traford. Bila mampu bersinar tentu Mou akan terus memainkan pemain muda Inggris ini di setiap laga United.

Tinggalkan Balasan