Laga yang terjadi antara laskar juku eja yakni PSM Makassar yang berhadapan dengan the army atau PS Tira ini terjadi pada hari Rabu (19/09/2018) di Stadion Sultan Agung, Bantul dan merupakan satu-satunya pertandingan liga 1 yang digelar hari itu. Namun sayangnya the army yang bertindak sebagai tim tuan rumah harus bisa menahan malu lantaran dikalahkan oleh laskar juku eja dengan skor tipis 2-1.

Pada babak pertama terlihat the army yang bertindak sebagai tuan rumah lebih menguasai jalanya laga. The army menggunakan strategi umpan pendek dari kaki ke kaki. Hal ini dilakukan agar mereka bisa dengan mudah membongkar pertahanan dari laskar juku eja. Dan benar saja dengan menerapkan strategi ini the army beberapa kali mendapat peluang emas dari para pemainya.

Pada menit ke 9 the army mendapat peluang emas dari salah satu pemainya yakni Ahmad Nufiandi lewat tendangan kerasnya. Namun sayangnya tendangan keras yang dilakukan dari luar kotak penalti tersebut masih bisa ditangkis oleh kiper laskar juku eja yakni Rivky Mokodompit.

Tak selang beberapa lama yakni 8 menit setelah peluang dari Ahmad Nufiandi tadi the army langsung mendapat peluang emas lagi lewat salah satu pemainya yakni Aleksandar Rakic melalui sepakan kerasnya. Namun sayangnya sepakan keras yang dilakukan dari luar kotak penalti tersebut masih melenceng jauh dari sasaran.

Dan pada menit ke 29 Aleksandar Rakic lagi-lagi mendapat peluang emas yang cukup membahayakan gawang dari laskar juku eja namun sayangnya tendangan keras yang dilakukanya masih bisa ditepis oleh Rivky Mokodompit sehingga tak berbuah sebuah gol.

Kesempatan emas lain bagi the army terjadi pada menit ke 40. Salah satu pemain the army yakni Dzmitry Rekish berhasil membobol lini pertahanan dari laskar juku eja. Pada saat itu ia hanya berhadapan dengan Rivky Mokodompit namun sayangnya peluang emas tersebut bisa digagalkan oleh kiper tersebut.

Seakan tak mau kalah dengan the army, laskar juku eja juga beberapa kali mendapat peluang emas namun belum bisa dimanfaatkan dengan baik. Seperti yang terjadi pada menit ke 19. Salah satu pemain laskar juku eja hampi saja mencetak gol lewat tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti namun sayangnya tendangan itu malah melambung jauh ke atas mistar gawang the army. Tendangan tersebut dilakukan oleh Zulham Zamrun.

Peluang lain yang didapat oleh laskar juku eja terjadi pada menit ke 39 dan lagi-lagi peluang emas tersebut dilakukan oleh Zulham Zamrun. Zulham yang ditunjuk sebagai eksekutor dari tendangan bebas belum bisa mencetak angka bagi timnya karena tendangan yang dilakukanya ternyata masih bisa diamankan oleh kiper the army. Pada laga ini kiper laskar juku eja mendapat apresiasi yang cukup banyak dikarenakan aksi-aksinya dalam menghalau bola yang memang dapat diacungi jempol.

Petaka datang bagi laskar juku eja di menit terakhir babak pertama. Salah satu pemainya telah dianggap wasit melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti sehingga menghadiahkan sebuah tendangan penalti bagi the army. Rakic yang menjadi eksekutor dari tendangan ini bisa menjebol gawang juku eja dan membuat timnya memimpin 1-0 hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua permainan juga tak jauh beda dari babak pertama. Namun pada menit ke 70 the army harus menelan pil pahit karena laskar juku eja bisa mengejar ketertinggalan lewat gol yang dicetak oleh Wilajm Pluim yang mengubah skor menjadi 1-1.

Pada menit ke 82 petaka kembali datang ke kubu the army dimana laskar juku eja malah membalik keadaan dan memimpin skor menjadi 2-1 lewat gol dari Ferdinand. Hingga pertandingan usai skor 2-1 tidak berubah dan membuat laskar juku eja bisa mencuri poin penuh pada laga kali ini.

Tinggalkan Balasan