Bahasan tentang The Special Ones tentu akan sangat menarik untuk di ulas, kali ini berita bola indonesia terlengkap akan membehasnya untuk anda. Jose Morinho tentu merupakan salah satu manajer terbaik di dunia. Telah memenangkan berbagai macam piala bergengsi membuat pelatih asal Portugal ini disebut sebagai pelatih hebat. Namun, rumor pemecatan Mourinho sedang santer. Musim lalu gagal membawa The Red Devils mendapatkan satu trofi pun menjadi salah satu pemicunya. Apalagi mengawali musim ini, Mourinho tidak berhasil membawa hasil positif. Kalah di dua laga dari tiga laga awal Liga Primer yang salah satunya dibantai oleh Tottenham di kandang sendiri dengan skor 3-0 yang membuat rumor pemecatan sang pelatih semakin santer.

Namun sebuah laporan dari Sky Sports yang di kutip oleh berita bola indonesia terlengkap menyebutkan posisi Mou masih aman untuk menjadi pelatih Manhester United. Entah apa alasan dari pernyataan di laporan itu. Yang pasti pendukung MU pun masih bertepuk tangan usai laga melawan Spurs padahal Pogba Dkk dibantai di hadapan publik sendiri.

Mou juga dikabarkan tidak harmonis dengan beberapa pemain seperti Pogba dan Martial. Pernah mencadangkan Pogba adalah indikasi tidak bagusnya hubungan kedua orang tersebut.  Beberapa pemain pun mulai tak betah dengan aturan yang dibuat sang Manajer. Tak heran bila rumor pemecatan Mou terus berkembang.  Hasil buruk di awal musim ini dengan hanya sekali menang dan dua kali kalah disinyalir akibat minimnya bursa transfer. Beberapa pemain yang diharapkan datang oleh Mou ternyata tidak. Sebut saja Ivan Perisic dan Mcguire yang dinginkan oleh Mou. Namun manajemen MU tidak mendatangkan satu pun pemain yang diharapkan kecuali Fred.

Minimnya transfer MU ditengarai membuat hubungan Mou dan Pemilik klub tidak akur. Di Beberapa kesempatan The Special Ones selalu mengeluhkan tidak pekanya MU terhadap  keinginannya padahal para pesaing gencar mendatangkan pemain bagus. Sebut saja City yang mendatangkan Mahrez dan Liverpool yang jor-joran dengan mendatangkan pemain kelas dunia seperti Fabinho dan Keita.

Banyak pihak yang masih yakin bahwa MU akan bisa tampil bagus. Kekalahan di dua laga bukan menjadi jaminan MU akan main buruk di sepajang musim. Meskipun demikian, hasil di laga keempat Primer League bisa menjadi penentuan apakah Mourinho akan dipecat atau tidak. Burnley akan menjadi lawan Pogba Cs dan ini merupakan laga tandang yang tentu saja tidak mudah. Burnley sendiri menjadi pendatang baru yang kekuatannya tentu saja tidak bisa dipandang remeh.

Bila pada laga melawan Burnley hasil positif yang didapatkan MU dipastikan posisi sang pelatih akan aman. Meskipun kalah kelas tentu saja tidak mudah bermain di kandang lawan apalagi kondisi mental anak asuh Mourinho sedang tidak dalam kondisi terbaik. Isu pemencatan dan ketidakharmonisan di ruang ganti bisa menjadi penyebab turunnya kekuatan tim. Kita lihat saja apakah fans MU bisa tersenyum di laga ke-4 Liga Primer ini atau sebaliknya, kondisi akan bertambah runyam.

Seringnya gonta ganti formasi dianggap sebagai salah satu kelemahan Mou di beberapa musim. Sebagai contoh yang di ambil berita bola indonesia terlengkap di lini belakang, duet tangguh ala Ferguson dengan memainkan Vidic dan Ferdinand kini tidak ada.  Belum lagi di posisi yang lain, sering sekali Mou mencoba formasi baru sehingga kepaduan permainan tidak ada.   Primer League sendiri merupakan salah satu ajang terbaik. Pemain terbaik di dunia berkumpul disini.  Tentu saja tidak mudah bagi Mou untuk bisa bersaing dengan City dan Liverpool serta Chelsea yang juga bertarbur pemain bagus.  Apakah Mou akan bertahan ? Tentu waktu yang bisa menjawab.

 

Tinggalkan Balasan