Akhir pekan lalu berita sepak bola Indonesia dibuat heboh dengan kemenangan besar Persebaya Surabaya ketika menghadapi PSBI Blitar. Tak pandang bulu, Persebaya sukses menggunduli PSBI Blitar dengan skor telak 14-0 di Stadion Jala Krida, Bumimoro, Surabaya, Minggu (2/9/2018), sore WIB. Laga tersebut merupakan salah satu laga dari babak 128 besar Piala Indonesia 2018. Persebaya yang musim ini bermain di Liga 1 Indonesia ditantang oleh salah satu kontestan Liga 3 Indonesia, PSBI Blitar.

Meski melawan klub yang berada di kasta bawah, Persebaya tetap memilih menurunkan skuad terbaiknya. Hal ini membuat Bajul Ijo langsung tampil menggebrak sejak menit awal. Bintang muda Persebaya Surabaya, Osvaldo Haay, berhasil membawa Persebaya unggul cepat di menit ke-8. Tak butuh waktu lama, Persebaya berhasil menambah keunggulan tiga menit berselang melalui titik penalti. Striker David Aparecido dijatuhkan di kotak penalti, sehingga wasit memberikan hadiah penalti kepada Persebaya. Otavio Dutra yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan Persebaya Surabaya unggul 2-0.

Tak berhenti disitu, Persebaya kembali menambah keunggulan menjadi 3-0 usai Robertino Pugliara memberikan umpan yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Rendi Irwan. Bahkan di tiga menit terakhir babak pertama, David Aparecido da Silva mampu memperbesar keunggulan Bajul Ijo. Striker asal Brazil itu berhasil menciptakan hattrick ke gawang PSBI Blitar yang dijaga oleh Gilang Romadhon. Masing-masing gol David diciptakan pada menit ke-41, 44, dan 45. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 6-0 untuk Persebaya atas PSBI Blitar yang sudah membuat berita sepak bola Indonesia menjadi ramai.

Di babak kedua, Persebaya semakin menghebohkan berita sepak bola Indonesia usai mencetak delapan gol tambahan. Bajul Ijo terus menekan di awal babak kedua dan berhasil mencetak gol tambahan ketika babak kedua baru berjalan lima menit kembali melalui aksi Osvaldo Haay. Menit ke-59, David da Silva mencetak gol ke-4 nya di laga ini yang kemudian disusul gol kedua dari Rendi Irwan di menit ke-64. Kemudian menit ke-66, striker Rishadi Fauzi yang baru masuk berhasil menggenapkan keunggulan Persebaya menjadi 10-0. Persebaya terus mengamuk hingga berhasil menciptakan empat gol tambahan melalui Oktafianus Fernando, Ruben Sanadi, Otavio Dutra, dan Ricky Kayame. Pertandingan pun berakhir dengan skor 14-0 untuk kemenangan Persebaya Surabaya atas PSBI Blitar yang sukses membuat ramai berita sepak bola Indonesia. Hasil ini juga sekaligus memastikan Bajul Ijo melaju ke babak 64 besar Piala Indonesia 2018.

Usai dibantai Persebaya, Asisten pelatih PSBI Blitar, Dian Sucahyo, menganggap Persebaya layak meraih kemenangan karena memiliki level yang jauh lebih tinggi.

“Kami akui Persebaya levelnya jauh di atas kami, dari kualitas mereka juga kami sudah berbeda. Tapi ada yang jauh berharga dari itu semua yakni pengalaman yang dapat diambil dari tim kami setelah melawan Persebaya,” kata Dian. Ia juga tetap mengapresiasi seluruh pemain yang tetap bermain fight hingga akhir. Mereka juga akan segera melakukan evaluasi terhadap pemain, khususnya tentang aliran bola yang masih tersendat.

Komentar juga dilontarkan oleh salah satu pemain PSBI Blitar, Ferdian Abi Okka. Ferdian mengaku tak malu meski timnya dibantai Persebaya Surabaya.

“Sama-sama makan nasi kan mereka, jadi buat apa takut meskipun mereka badannya tinggi dan besar. Justru banyak pengalaman setelah pertandingan ini,” ujar Ferdian Abi Okka usai pertandingan.

Tinggalkan Balasan