Manchester United menjalani awal musim yang tak menyenangkan. Tentu saja menang hanya tiga kali dari lima laga bukan yang seharusnya untuk United. Ada di peringkat 8 dengan 9 poin bukan hal yang biasa bagi Manchester United. Sejauh ini, De Gea sudah 8 kali kebobolan. Itu menandakan pertahanan United sedang tak bagus.

Namun MU mampu bangkit di beberapa laga terakhir. Tercatat MU sudah tiga kali menang secara beruntun. Di liga Inggris, United menang atas Burnley dan juga Watford sedangkan di liga Champons, United meraih tiga poin kala menghadapi Young Boys. Di tiga laga itu, hanya satu gol saja yang terjadi dan ini menggambarkan betapa lini pertahanan United sudah membaik. Sejauh ini, United memang lemah di pertahanan. Itu yang dianggap menjadi biang keladi buruknya start anak asuh Mou.

Satu titik lemah United untuk lini pertahanan adalah belum ditemukannya formasi bek tengah yang pasti. Kadang Mou menurunkan duet Lindelof dan Smalling. Kadang Bailly dan Jones yang diturunkan atau kombinasi diantara keempat pemain belakang itu. tidak seperti pada era ferguson ada duet bek tengah solid yaitu Vidic dan Ferdinand.

Mou mengutarakan kini MU sudah bermain lebih baik untuk pertahanan. Hal ini terbukti dengan rentetan kemenangan yang diraih skuad United. Bahkan, MU berhasil menang dengan cleansheet di dua dari tiga pertandingan terakhir.  Tentu saja dengan perbaikan di lini belakang, MU akan semakin bisa memberi hasil positif di setiap pertandingan.

MU pekan keenam BPL akan menjamu Wolves dan tentu saja laga ini seharusnya menjadi momentum untuk terus meraih hasil positif. Meraih tiga poin merupakan keharusan agar posisi United semakin bagus di klasemen. Mou tentu saja sudah mulai paham apa masalah United dan sudah berhasil mengatasinya. Bahkan Mou sudah berhasil mengoptimalkan pemain muda seperti Dolot yang tampil bagus saat laga melawan Young Boys.

Patut kita nantikan akan seperti apa performa MU di laga berikutnya. Apakah anak asuh Mou bisa menang di laga pekan keenam sehingga akan terus mendongkrak posisi di klasemen atau kembali angin-anginan seperti di beberapa laga awal musim. Tentu hasil di akhir pekan ini yang akan menjadi bukti.  Isu pemecatan Mou sempat mencuat dan Zidane yang akan menjadi penggantinya. Dengan  kondisi seperti ini, tentu saja posisi manajer asal Portugal itu masih aman.

Di lini depan, MU sebenarnya punya banyak pemain potensial. Namun Lukaku saja yang selalu jadi Line up. Rashford, Lingard, Martial dan juga Sanchez silih berganti menemani Lukaku di lini serang.  Hal ini juga sebenarnya memunculkan masalah. Beberapa pemain dianggap tidak dimasimalkan oleh Mou sehingga beberapa rumor muncul. Martial dianggap ingin hengkang karena jatah bermain tidak banyak. Rashford pun demikian disuruh pergi dari United karena tidak optimal.

Lini belakang sudah membaik, lini tengah solid dan lini depan tajam. Tentu saja tinggal pembuktian diri kala MU bertemu tim besar seperti Liverpool dan Chelsea. Sekarang apakah MU bisa bagus kala bertemu para rivalnya ? Tentu itu yang akan menjadi pembuktian dari United sehingga kritik tidak akan datang lagi.

Kita nantikan saja kiprah United di liga Inggris dan juga di Champions. Hanya raihan trofi saja yang bisa menjadi bukti kalau United memang sudah sangat pas dengan Mourinho.

Tinggalkan Balasan