Setelah pembekuan yang dilakukan oleh pihak PSSI terhadap kompetisi liga 1 senior dicabut kompetisi tersebut akhirnya dimulai lagi pada hari Jumat tanggal 5 Oktober. Dan laga perdana dari liga 1 senior kali ini mempertemukan laskar joko tingkir yakni Persela Lamongan dengan laskar mahesa jenar yakni PSIS Semarang. Dan laga kali ini di gelar di markas dari laskar joko tingkir yakni di Stadion Surajaya Lamongan. Namun sayangnya pada laga kali ini tim tuan rumah harus mau berbagi skor dengan tim tamu lantaran ditahan imbang dengan skor 1-1 pada laga kali itu. Namun atas hasil imbang tersebut laskar joko tingkir tetap mampu mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandangnya sendiri selama musim ini dan tetap menjaga keangkeran dari Stadion Surajaya Lamongan.

Bermain di kandang sendiri sudah tentu menjadi salah satu keuntungan yang dimiliki oleh laskar joko tingkir dan juga mereka memiliki rekor di kandang sendiri yang cukup bagus dan memang Stadion Surajaya Lamongan terkenal cukup angker bagi para tim lawan yang ingin bertanding di sana. Dan juga dari segi suporter laskar joko tingkir memiliki suporter yang sangat loyal terhadap tim kesayanganya namun mereka jarang sekali terlibat aksi kericuhan antara suporter sepak bola dan juga suporter dari laskar joko tingkir ini memang menjadi salah satu suporter terbaik pada kompetisi liga 1 senior ini.

Namun sayangnya pada laga kali ini tim tuan rumah yakni laskar joko tingkir tak diperkuat oleh salah satu pemain andalan dari coach Aji Santoso yakni Diego Assis. Diego Assis absen pada laga kali ini lantaran ia sedang mengalami cedera setelah laga melawan PSMS Medan pekan lalu dimana laskar joko tingkir kalah dengan skor tipis 3-2. Pada laga kali itu Diego Assis mengalami benturan dengan pemain bertahan dari PSMS Medan di dekat area kotak pinalti. Dan benturan tersebut mengenai kepala dari Diego Assis sehingga membuat dia harus keluar dari lapangan dan dilarikan ke rumah sakit. Setelah itu di melakukan operasi karena mengalami keretakan di area tulang rahangnya dan membuat ia tak bisa membela laskar joko tingkir kali ini.

Pada babak pertama tim laskar joko tingkir nampak memainkan skema permainan tenang dengan bola umpan pendek dari kaki ke kaki. Ini untuk menjaga stamina dari para pemain laksar joko tingkir mengingat rotasi pemain yang mereka lakukan bisa saja mempengaruhi permainan mereka saat itu. Tercatat beberapa peluang emas didapat dari pihak laskar joko tingkir namun semua peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain seperti yang terjadi pada menit ke 20 laskar joko tingkir mendapat peluang lewat syahroni namun sayang tendanganya masih melebar dari gawang. Skor 0-0 pun tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua laskar joko tingkir tetap melakukan serangan ke lini pertahanan dari laskar mahesa jenar seperti yang terjadi pada menit 50 Gian Zola hampir saja mencetak gol jika bola tersebut tak ditepis oleh Joko Ribowo. Namun sayangnya pihak laskar mahesa jenar rupanya mampu unggul terlebih dahulu di menit ke 57 lewat tendangan bebas dari Bruno Silva dan membuat skor menjadi 1-0. Namun laskar joko tingkir mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan pinalti yang dilakukan oleh Wallace Costa. Skor 1-1 ini pun tetap bertahan hingga laga usai.