Beberapa Pemain Muda Terbaik Di Liga Indonesia Musim Ini

Pemain muda berbakat hampir selalu muncul pada setiap musim kompetisi digulirkan. Demikian pula pada Liga Indonesia musim ini; terdapat beberapa pemain muda dengan kualitas istimewa. Berikut ini beberapa pemain muda terbaik di Liga Indonesia musim ini yang pantas untuk terus dipantau perkembangannya.

Hanis Saghara

Hanis Saghara pemain muda terbaik di Liga Indonesia

Hanis Saghara saat sesi latihan bersama timnas Indonesia

Penyerang muda Bali United ini masih berusia 18 tahun tersebut mencuri perhatian ketika mencetak gol di laga pertamanya. Gol tersebut menjadi lebih istimewa karena dicetak ke gawang Tampines Rovers pada laga kualifikasi Liga Champions Asia. Meski harus bersaing dengan Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim dan Ilija Spasovic; tetapi Hanis Saghara dapat memberi dimensi baru di lini serang Bali United. Pemain yang dikenal berkat aksinya bersama tim nasional U-18 tersebut juga mendapat pujian dari Irfan Bachdim karena gaya bermain yang lugas dan taktis.

 

Frets Butuan

Frets Butuan PSMS Medan

Frets Butuan pemain muda berbakat asal PSMS Medan

Penyerang sayap PSMS Medan ini merupakan salah satu pemain muda terbaik di Liga Indonesia pada  Liga 2 musim lalu. Ia juga tampil mengesankan pada Piala Presiden 2018. Pemain 21 tahun tersebut memiliki kelebihan pada kecepatan dan kelincahan dalam mengolah bola. Frets Butuan sedikit berbeda dari kebanyakan pemain sayap yang kuat dalam memberikan umpan silang. Karakter kuat dalam menyerang membuat Frets lebih sering bergerak mengiris barisan pertahanan lawan dan menembak ke gawang daripada memberikan umpan silang.

 

Irfan Jaya

Irfan Jaya pemain muda terbaik Liga 1 Indonesia

Irfan Jaya saat bermain untuk persebaya

Pemain yang kini memperkuat tim nasional U-23 yang berlaga di Asian Games merupakan salah satu pemain muda terbaik di Liga Indonesia musim ini. ia juga menjadi salah satu pemain muda terbaik yang dimiliki Persebaya Surabaya. Pemain muda berusia 21 tahun tersebut menjadi instrumen penting dari kesuksesan Persebaya menjadi juara Liga 2 sekaligus menjadi pemain terbaik di kompetisi tersebut. Irfan Jaya dikenal sebagai pemain dengan mobilitas tinggi, cermat dalam membaca permainan serta memiliki kemampuan mencetak gol dari lini kedua. Atmosfir kompetisi Liga 1 yang lebih kompetitif berpotensi membuat Irfan makin matang sebagai seorang gelandang serang.

 

Muhammad Hidayat

Muhammad Hidayat persebaya surabaya pemain muda berbakat dan terbaik di liga 1 indonesia

Muhammad Hidayat persebaya surabaya pemain muda berbakat dan terbaik di liga 1 indonesia

Persebaya Surabaya masih memiliki pemain tengah tangguh berusia muda pada diri seorang Muhammad Hidayat. Gelandang bertahan ini memiliki kemampuan mengatur tempo permainan dan melindungi lini belakang yang istimewa. Sebagai seorang gelandang jangkar; Muhammad Hidayat memiliki kemampuan mendaur ulang penguasaan bola dan memotong alur serangan lawan sebelum memasuki lini belakang. Bersama Irfan Jaya; mantan pemain Borneo FC yang kini berusia 21 tahun ini berpeluang menjadi tulang punggung lini tengah Persebaya.

 

Puja Abdilah

Puja Abdilah pemain asal persib bandung

Puja Abdilah pemain muda terbaik liga indonesia asal persib bandung

Pemain Persib Bandung ini berpeluang besar menggeser posisi Toni Sucipto di sisi kiri lapangan pada kompetisi musim ini. Puja Abdilah sebenarnya merupakan seorang gelandang sayap; namun kesempatan bermain di posisi wing-back oleh Mario Gomez tidak ia sia – siakan dengan memberikan penampilan impresif. Fleksibilitas Puja bermain di beberapa posisi memang menjadi kelebihan pemain 21 tahun tersebut dan memberinya peluang menjadi pemain muda terbaik di Liga Indonesia pada kompetisi Liga 1 musim ini.

 

Dimas Drajad

Dimas Drajad pemain asal PSMS

Dimas Drajad saat membela Timnas Indonesia

Salah satu penyerang muda yang pantas mendapat perhatian di Liga 1 musim ini adalah seorang Dimas Drajad. Ia menjadi salah satu pemain di skuad muda PS Tira pada musim ini. Penyerang 22 tahun ini tampil bagus di Liga 2 musim lalu bersama PSMS Medan meski tidak produktif dalam mencetak gol. Tampil ngotot dan seringkali mencetak gol di waktu kritis menjadi keistimewaan Dimas. Kemampuannya memecah konsentrasi lini belakang lawan sekaligus melakukan link-up play dengan pemain lain bisa sangat membantu rekan satu tim untuk dapat mencetak gol.

Tinggalkan Balasan