Manchester United akhirnya merasakan kemenangan lagi setelah empat laga secara beruntun tidak pernah menang. Tentu saja hasil comeback melawan Newcastle di Old Trafford ini menjadi momentum bagi Pogba Cs untuk bangkit. MU kini ada di posisi ke-8 naik dua tingkat dari posisi sebelumnya.

Laga melawan Newcastle di pekan kedelapan Liga Inggris memang menjadi laga yang amat berarti buat United. Bahkan laga ini disebut sebagai laga penentuan untuk kelanjutan karir Mou di MU. Wajar saja demikian karena Mou banyak memberi hasil negatif bagi United.  Di liga Inggris MU memang sudah beberapa kali kalah sehingga posisi anak asuh Mou tidak bisa ada di empat besar. Praktis MU dianggap bukan pesaing para rivalnya untuk mendapatkan gelar BPL musim ini.

Di laga melawan Newcastle, MU sebenarnya sudah kebobolan di babak pertama dengan skor 2-0. Tentu saja itu memukul mental anak asuh Mou karena berlaga di hadapan para fans. Dengan kondisi itu, United memang kesulitan untuk membalikkan keadaan tapi kenyataannya Pogba Cs berhasil menang dengan skor 3-2.  Mata membuat gol pertama untuk United di laga ini dan dua gol lainnya dibuat oleh Martial dan Sanchez.

Penampilan MU di laga kandang melawan Newcastle memang sulit karena kondisi interen MU yang sedang tak stabil. Kabar keretakan Mou dengan Pogba mempengaruhi keharominisan tim secara keseluruhan apalagi beberapa pemain juga dikabarkan kesal dengan sang manajer karena sering mengritik di media.

Permainan MU di beberapa laga tampak tak berenergi sehingga hasilnya tidak memuasan. Juan Mata yang tampil sebagai pemain pengganti pada laga ini namun berhasil tampil bagus mengatakan bahwa MU tidak boleh kalah lagi di laga selanjutnya. Ia merasa senang United bisa comeback dan menilai laga lawan Newcastle ini seharusnya bisa jadi momentum untuk kembali bangkit.

Mou sendiri pada laga ini menurunkan Lukaku, Martial dan Rasford sebagai pemain depan. Pogba dan Matic ada di lini tengah. Permainan MU bagus namun kebobolan dua di menit-menit awal memang tak mudah dan cukup mengejutkan.  Itulah mengapa ketiga MU bisa membalikkan keadaan menjadi 3-2, semua pemain merasa senang.

Jeda internasional tampaknya akan segera datang. Para pemain MU akan bertanding membela negaranya masing-masing. Setelah jeda itu, tentu saja United harus mulai bermain bagus lagi. Masih ada kesempatan untuk menjadi penantang juara BPL sejauh semua masalah yang ada segera diselesaikan.

Ruang ganti MU harus cepat kembali bagus. Salah satunya  tentu saja Mou harus segera berdamai dengan semua elemen yang terlibat dengannya dalam perseteruan. Tak ada yang tidak mungkin tentu saja apalagi Mou punya segudang pengalaman menangani tim besar untuk bisa meraih prestasi.

Apakah MU akan bisa tampil bagus di laga-laga berikutnya ? Tentu saja masih jadi sebuah pertanyaan. Kalau memang United bisa bangkit tentu saja liga Inggris akan kembali seru karena sang pemegang tahta liga Inggris terbanyak siap memberikan tekanan pada lawan. Tentu saja tidak mudah karena para rival sedang tampil baik. Sebut saja Liverpool  yang tampil kompak dan City yang semakin stabil saja.

Kita nantikan saja apakah Mou bisa mengatasi semua permasalahan United atau manajemen MU hilang kesabaran dan kemudian menendang manajer asal Portugal ini dari kursi kepelatihan United. Apa saja bisa terjadi dan tentu saja para fans mengharapkan United bisa tampil lebih bagus lagi.