Siapa yang tak kenal dengan sosok pemain muda potensial Indonesia, Evan Dimas Darmono. Pemain asal Surabaya, Jawa Timur itu seringkali meramaikan berita sepak bola Indonesia karena prestasinya. Teranyar, gelandang berusia 23 tahun tersebut tengah diincar oleh beberapa klub asal Liga Thailand dan Jepang. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi Evan Dimas yang memang telah lama memimpikan bisa bermain di liga top Asia seperti Thailand dan Jepang.

“Saya bermimpi bisa melanjutkan karier di Jepang, tetapi saya ingin bermain di Thailand terlebih dahulu. Saya ingin belajar banyak karena kompetisi Thailand merupakan yang terbaik di Asia Tenggara,” kata Evan Dimas.

“Apabila menerima tawaran dari Thailand, saya akan terlebih dulu mendiskusikannya. Apabila tawaran itu bagus, kenapa tidak? Andai Tuhan mengizinkan, saya akan bermain di Thailand musim depan,” lanjut Evan.

Baru-baru ini, beredar berita sepak bola Indonesia mengenai kabar ketertarikan beberapa klub asal Thailand dan Jepang. Hal ini disampaikan langsung oleh agen dari pemain asal Surabaya tersebut, Muly Munial.

“Evan Dimas memang diincar oleh beberapa klub di Jepang dan juga di Thailand,” kata Muly.

“Kalau Thailand itu yang harus bermain di kasta tertinggi, sementara untuk di Jepang kasta kedua juga tidak apa-apa,” ujar Muly. Saat ini, hanya ada nama Terens Puhiri, pemain asal Indonesia yang bermain di kasta tertinggi di Thailand bersama klub Port FC. Sementara itu ada dua nama lain pemain asal Indonesia yang bermain di kasta kedua Thailand, yakni Ryuji Utomo di PTT Rayong dan Rudolf Yanto Basna di KhonKaen FC. Namun, hingga kini Muly Munial enggan menyebutkan detail dari klub-klub tersebut. Hal ini dikarenakan Evan Dimas Darmono masih terikat kontrak dengan salah satu kontestan Liga Malaysia, Selangor FA, sampai akhir musim.

Evan Dimas Darmono memang memutuskan untuk berkarier di Negeri Jiran pada musim ini usai membawa Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 Indonesia. Juaranya Bhayangkara juga sempat menghebohkan berita sepak bola Indonesia karena diluar dugaan para pengamat sepak bola hingga masyarakat Indonesia. Di Malaysia, Evan Dimas Darmono tidak sendiri. Ia bersama dengan Ilham Udin Armayn mengikuti jejak Bambang Pamungkas, Elie Aiboy, dan Andik Vermansyah yang pernah bermain untuk Selangor FA. Di Selangor sendiri, Evan tampil cukup mengesankan dan berhasil mencetak satu gol serta dua assist dalam 12 pertandingan di berbagai ajang. Sayangnya, Selangor hanya mampu menempati posisi delapan Liga Super Malaysia dengan torehan 27 poin dari 22 pertandingan.

Nama Evan Dimas mulai mencuat ketika membela Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19. Di bawah asuhan Coach Indra Sjafri, Evan ditunjuk menjadi kapten menggantikan Gavin Kwan Adsit yang sedang menjalani trial di CFR Cluj. Pemain asal Surabaya ini mampu tampil apik dan menjadi salah satu pemain yang berperan membawa Timnas U-19 meraih gelar juara Piala AFF U-19 tahun 2013. Nama Evan semakin melambung ketika berhasil mencetak hattrick ke gawang Korea Selatan dalam babak kualifikasi Piala AFC U-19. Hasil tersebut juga semakin membuat heboh berita sepak bola Indonesia karena Timnas U-19 berhasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2. Sayangnya, Timnas U-19 gagal berprestasi di Piala AFC U-19 setelah menelan tiga kekalahan di babak penyisihan grup sekaligus memupus harapan untuk tampil di Piala Dunia U-20. Pada tahun 2016, Evan mendapat kesempatan untuk menjalani pelatihan di RCD Espanyol B di Spanyol selama 4 bulan.

Tinggalkan Balasan