Laskar sapeh kerrab berhasil membungkam Mitra Kukar dengan skor 2-0 di stadion Gelora Ratu Pamelingan pada Kamis (13/09/2018) lalu. Pada awal pertandingan laskar sapeh kerrab langsung memainkan skema permainan yang terus menyerang pertahanan mitra kukar. Dukungan dari suporter dari Madura United merupakan salah satu faktor penyemangat pada pertandingan ini yang membuat mereka semangat untuk terus menyerang. Dan benar saja pada menit ke-10 gol tercipta dari kaki Mamadaou Samassa yang membuat skor menjadi 1-0 dan membuat laskar sapeh kerrap memimpin pertandingan. gol tersebut bisa terjadi akibat umpan dari sisi kanan pertahanan Mitra Kukar yang ditendang oleh Slamet Nurcahyo bisa dimanfaatkan dengan bagus oleh Mamadaou Samassa yang akhirnya membuat gol bagi kubu laskar sapeh kerrab. Tak sampai disitu saja beberapa peluang emas juga dibuat oleh para punggawa laskar sapeh kerrab namun tak satupun dari peluang emas tersebut yang bisa menambah pundi-pundi gol dari kubu Madura United. Peluang emas tersebut banyak tercipta dari Greg Nwokolo yang memaksimalkan umpan-umpan dari lini tengah namun masih belum bisa menembus gawang dari Gerri Mandagi. Tak hanya Greg Nwokolo, Slamet  Nurcahyo juga sempat menembakkan tendangan keras ke gawang Mitra Kukar namun tendangan tersebut masih belum akurat. Seolah tak ingin tinggal diam saja, laskar naga mekes juga beberapa kali membuat peluang emas namun belum bisa dimanfaatkan dengan baik. Sampai peluit panjang dari wasit dibunyikan untuk mengakhiri babak pertama tidak ada satupun gol lagi yang tercipta pada babak pertama. Dan laskar sapeh kerrab masih memimpin dengan skor 1-0 meninggalkan Mitra Kukar.

Pada babak kedua laskar sapeh kerrab juga terus meningkatkan permainanya dan mereka tak henti-hentinya menyerang pertahanan dari Mitra Kukar. Demi memperkuat skema permainan pelatih Madura United yaitu Gome De Oliviera melakukan rotasi pemain. Rotasi pemain tersebut terjadi anta Mahmadou Samasaa dengan Bayu Gatra. Mahmadou Samassa diganti lantaran ia terlihat kelelahan dalam permainan. Setelah masuknya Bayu Gatra skema permainan dari laskar sapeh kerrab lebih terfokus ke lini tengah. Namun laskar sapeh kerrab juga tetap meminimalisir serangan dari sektor sayap.

Dan akhirnya pada menit ke-72 laskar sapeh kerrab menambah pundi-pundi golnya lagi. Gol ini tercipta dari kaki striker Greg Nwokolo yang bisa memaksimalkan umpan matang yang ditendang oleh Zah Rahan Krangar sehingga bisa menembus gawang dari Gerri Mandagi. Gol ini membuat laskar naga mekes semakin tertinggal jauh dalam permainan. Namun laskar naga mekes tetap terus berjuang dan berusaha untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Beberapa upaya dilakukan dari kubu Mitra Kukar seperti pergantian pemain antara Dedi Hartono yang keluar dan digantikan oleh Hendra Adi Bayauw. Pelatih Mitra Kukar yaitu Rahmad Darmawan melakukan pergantian pemain ini bertujuan untuk menambah daya gedor dari laskar naga mekes. Namun langkah dari coach Rahmad Darmawan disini seolah-olah sia-sia karena dari pihak Madura United sudah melakukan pergantian pemain terlebih dahulu di sektor pertahanan dimana Beny Wahyudi diganti oleh Fachrudin Aryanto. Walaupun Fachrudin sempat melakukan pelanggaran dan berbuah kartu kuning untuknya namun ia patut mendapat apresiasi karena ia terbuktu mampu membantu tugas Satria Tama untuk menjaga lini pertahanan. Skor 2-0 tetap bertahan hingga peluit wasit ditiup untuk mengakhiri babak kedua. Laskar sapeh kerrab memcahkan rekor baru yaitu tak terkalahkan selama 8 pertandingan selama berturut-turut atas kemenangan ini.

Tinggalkan Balasan