Akhir-akhir ini, berita bola Timnas Indonesia diramaikan dengan isu pemecatan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla. Isu tersebut terus menguat usai Timnas U23 gagal memenuhi target dalam ajang Asian Games 2018. Sebelumnya, Luis Milla ditargetkan untuk bisa membawa skuad asuhannya mencapai babak semifinal Asian Games 2018. Namun, Garuda Muda harus tersandung di babak 16 besar usai disingkirkan Uni Emirat Arab melalui babak adu penalti. Berbagai kontroversi terjadi dalam laga ini, terutama soal penalti yang diberikan kepada Uni Emirat Arab. Beruntung Garuda muda berhasil menyamakan kedudukan di menit akhir dan pertandingan dilanjutkan ke babak extra time hingga adu penalti.

 

Dengan kegagalan tersebut, berita bola Timnas Indonesia memanas dengan adanya rumor Luis Milla yang akan segera pergi karena kontraknya yang akan segera berakhir. Isu tersebut semakin berhembus kencang ketika pelatih asal Spanyol tersebut memposting foto di akun Instagramnya. Postingan tersebut banyak yang meyakini sebagai ucapan perpisahan Luis Milla dengan Timnas Indonesia.

 

“Kita harus mengucap selamat tinggal pada mimpi indah #AsianGames2018, tapi kita pergi dengan kepala tegak. Saya sangat bangga dengan seluruh pemain saya dan juga seluruh fans. Masa depan yang hebat menanti. Terima kasih semuanya untuk dukungan yang terus menerus. Terima kasih!” Itulah caption yang ia tulis di postingannya.

 

Berita bola Timnas Indonesia mengenai isu pemecatan ini juga ditanggapi oleh para penggawa Timnas Indonesia U23. Pertama motor serangan Timnas yakni Stefano Lilipaly yang berharap Luis Milla tetap bertahan. Ia meyakini bahwa Milla dan staff adalah pelatih yang hebat dengan segudang pengalaman. Lilipaly yakin akan sangat baik jika Luis Milla tetap dipertahankan.

 

Kemudian ada gelandang kreatif Evan Dimas Darmono yang juga berpendapat bahwa pelatih asal Spanyol tersebut merupakan sosok pelatih yang bagus dan pintar. Ia berharap Luis Milla tetap dipertahankan, tetapi menyerahkan semua keputusannya terhadap federasi. Evan Dimas sudah lama merasakan polesan mantan pemain Real Madrid dan Barcelona itu. Ia sudah bergabung bersama skuad asuhan Luis Milla sejak perhelatan Sea Games 2017 Malaysia. Dimana kala itu Evan dkk meraih medali perunggu usai mengalahkan Myanmar. Selain Lilipaly dan Evan Dimas, bintang muda Persebaya Surabaya Irfan Jaya juga mengungkapkan hal yang sama. Ia menilai bahwa Luis Milla merupakan pelatih yang sangat disiplin. Meski ia hanya sebentar merasakan polesannya, tetapi Irfan Jaya berharap Luis Milla tetap bertahan karena telah memberikan banyak perkembangan bagi tim.

 

Tak bisa dipungkiri, meski gagal mencapai berbagai target yang dicanangkan oleh PSSI, Luis Milla sebenarnya sudah berjasa besar terhadap sepak bola Indonesia. Tak hanya ketiga pemain di atas, berbagai pihak juga banyak yang menyanjung kinerja Luis Milla selama sekitar 1,5 tahun ini. Ia mampu memberikan warna baru dalam permainan Timnas. Ia juga mampu menyulap beberapa pemain untuk bisa bermain di berbagai posisi. Ricky Fajrin yang seorang bek kiri mampu bermain baik saat berperan sebagai bek tengah bersama Hansamu Yama Pranata. Bahkan, Saddil Ramdani yang sejatinya seorang pemain sayap, pernah dicoba oleh Milla sebagai gelandang tengah hingga sebagai bek kiri. Sayangnya, Milla kesulitan untuk mendapatkan seorang target man di lini depan. Hal ini yang membuat pemain dari lini kedua seperti Septian David Maulana mampu menjadi andalan sebagai pemecah kebuntuan. Itulah berita bola Timnas Indonesia yang bisa kami berikan mengenai pandangan para pemain Timnas terhadap sosok Luis Milla.

 

 

 

Tinggalkan Balasan