Sepak bola merupakan olahraga yang paling digemari di dunia saat ini. Event-event besar sepak bola seperti Liga Champions Eropa dan Piala Dunia selalu ditunggu-tunggu oleh para pecinta sepak bola sejagad. Termasuk di Indonesia, banyak sekali event sepak bola yang menarik perhatian masyarakat. Mulai dari Liga Indonesia, Piala Indonesia, Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga turnamen antar negara seperti Piala AFF dan Piala AFC diberbagai kelompok usia yang selalu meramaikan berita bola Indonesia.

Salah satu hal yang harus dipersiapkan oleh tuan rumah ketika menggelar sebuah ajang sepak bola adalah venue pertandingan. Venue tersebut harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Hal ini dimaksudkan agar segala pertandingan yang dimainkan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman bagi setiap para pemain dan penonton yang hadir. Untuk itu, venue harus dipersiapkan sejak jauh-jauh hari dan tidak jarang harus mengeluarkan dana yang besar. Dana tersebut bisa berasal dari pihak pemerintah daerah setempat maupun pihak swasta yang mau bekerja sama.

Setiap event yang digelar di Indonesia sendiri hampir selalu menciptakan stadion-stadion baru yang megah dan berstandar internasional. Terbaru, event Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang. Demi mampu menyuguhkan fasilitas terbaik, beberapa venue mengalami renovasi agar bisa memberikan kenyamanan para penggunanya. Dua diantaranya adalah Stadion Gelora Bung Karno yang dijadikan tempat opening ceremony dan closing ceremony serta Gelora Jakabaring Palembang. Lalu bagaimana dengan kondisi stadion-stadion saat ini yang sebelumnya pernah menggelar event-event besar? Berikut ulasannya :

  1. Stadion Palaran

Pertama ada stadion Palaran di Kalimantan Timur yang digunakan sebagai venue utama untuk PON 2008. Saat itu, Kalimantan Timur bertindak sebagai tuan rumah ajang PON 2008. Pembangunan Stadion Palaran sendiri menghabiskan dana hampir Rp 1 triliun. Stadion ini awalnya memang sangat megah dengan kapasitas 67 ribu penonton, terbanyak kedua setelah Stadion Gelora Bung Karno. Sayangnya, kondisi stadion ini sekarang mulai tidak diperhatikan perawatannya. Jalan masuk ke stadion ini sekarang sudah rusak dan tergenang air. Kemudian terdapat rumput yang tumbuh di sela-sela kursi penonton. Alasan mengapa stadion milik Pemprov Kaltim ini terbengkalai adalah terbatasnya anggaran dan hanya terdapat sedikit pekerja. Hal ini tentu saja membuat geger berita bola Indonesia.

  1. Stadion Utama Riau

Kedua ada Stadion Utama Riau yang berada di Jalan Naga Sakti, Kota Pekanbaru. Stadion yang dibangun pada tahun 2009 ini menghabiskan dana sekitar Rp 1,18 triliun. Saat itu, Stadion Utama Riau diproyeksikan menjadi venue utama ajang PON tahun 2012. Stadion ini terlihat sangat megah dan yang pasti berstandar internasional dengan kapasitas 44.000 penonton. Saat itu rumput stadion ini didatangkan langsung dari Brazil. Namun, saat ini beredar berita bola Indonesia dimana rumput dari Stadion Utama Riau ini tidak terawat. Namun, kabarnya stadion ini kini mulai diperbaiki kembali.

Melihat realita di atas, tentu kita berharap beberapa venue sepak bola di Indonesia bisa terus terjaga. Pasalnya, untuk memajuka dunia persepakbolaan tidak hanya masalah pemain atau pelatih saja. Tetapi juga masalah fasilitas yang harus bisa mendukung kebutuhan para pemain. Semoga bisa terus muncul stadion-stadion megah dan berstandar internasional lagi di negeri kita yang bisa  terus terjaga. Sehingga, tidak ada lagi kabar berita bola Indonesia mengenai stadion-stadion megah yang terbengkalai.

Tinggalkan Balasan