Tottenham Hotspurs bermain bagus kala tandang ke marka Albion. Menang dengan skor tipis 2-1 tetap membuat kubu Spurs bahagia. Betapa tidak ? Anak asuh Pochetino sedang  dalam tren buruk. Tiga kali kalah  beruntun dengan rincian kalah saat melawan Watford dan Liverpool di liga Inggris serta kalah di liga Champions kala bertemu dengan Inter Milan.

Tentu seja kemenangan ini bisa membuat semangat Spurs kembali baik.  Sang manajer sendiri sangat puas dengan apa yang ditunjukkan anak asuhnya sehingga berhasil menang di laga tandang ini. Bila kalah, tentu saja ruang ganti akan menjadi tidak bagus sehingga bisa saja hasil yang buruk didapatkan oleh Kane Cs.

Saat ini Spurs ada di peringkat 5 klasemen liga Inggris persis ada di bawah Watford dan satu tingkat ada di atas United. Pochettino memang tidak melakukan pembelian besar di musim ini dan itu juga yang menjadi penyebab tim ini tidak bisa bersaing. Hanya Moura saja yang bisa didatangkan musim lalu setelah sang pemain tidak dapat jatah bermain banyak di PSG.

Entah apa alsan Spurs tidak belanja besar padalah tim ini perlu sekali trofi setelah tampil bagus di beberapa musim. Hanya hampir mendapatkan trofi tentu saja tidak bagus. Karena itu manajemen Spurs harusnya mengubah kebijakan belanja pemain. Lihat saja Spurs yang tampil bagus dengan perubah di skuad. Uang besar dikeluarkan untuk membeli pemain incaran. Chelsea pun demikian, mengeluarkan uang besar untuk membeli Sarri dan juga Jorgino.

Di awal musim, Spurs memang sempat tampil menjanjikan dengan menang tiga kali beruntun. Tapi setelah laga keempat sampai laga keenam, anak asuh Pochettino selalu kalah. Nah, hal ini yang kemudian menjadi sorotan dan banyak orang mulai tak yakin bila Spurs akan bisa bicara banyak di musim ini.

Awalnya Spurs dianggap pantas menjadi pesaing Liverpool dan Chelsea serta City untuk mendapatkan gelar Liga Inggris. Tapi setelah penampilan angin-anginan seperti ini banyak orang yang mulai ragu akan kesuksesan Spurs di musim ini. Beberapa musim terakhir memang Spurs tampil bagus. Hadirnya Pochettino memang menjadi salah satu sebab mengapa Spurs bisa ada di papan atas. Sang manajer ini memang terkenal dengan system sepak bola Counterpressing.

Pochettino yakin, tim harus berbenah agar bisa mendapatkan hal yang diinginkan. Spurs sudah lama tidak mendapatkan gelar. Bila terus terjadi tentu saja ini tak akan bagus bagi tim. Karena itu, tidak ada lagi upaya yang setengah setengah karena memang para rival siap menjungkalkan Spurs di bergabai kompetisi yang diikuti.

Musim lalu Spurs sempat tampil bagus di liga Champions. Sempat mengalahkan raksasa Spanyol akhirnya Spurs harus terhenti di perempat final setelah kalah dari Juventus. Tapi musim ini baru saja mulai, diharapkan anak asuh Pochettino tampil konsisten sehingga raihan tiga poin bisa didapatkan.

Hal yang menjadi keunggulan bagi Spurs adalah mampu bermain kolektif. Itulah mengapa Spurs sering menjungkalkan tim besar. Madrid pun pernah menjadi kekuatan Spurs yang rata-rata diisi oleh pemain yang tidak terkenal.  Nah, apakah Spurs akan bisa bicara banyak di musim ini ? Tentu saja konsistensi bermain baik yang akan membuktikan.  Meraih trofi liga Inggris adalah hal utama yang harus dicapai Spurs di musim ini selain juara liga Champions.  Dan tentu saja semua tidak bisa dicapai dengan mudah.

Tinggalkan Balasan