Klub The Reds, Liverpool yang dimana akan bertandang dengan FC Porto pada laga babak pertama di perempatan final ajang pertandingan Liga Champions, di Stadion Anfield, hari Selasa 9 April 2019 dini hari nanti. Menurut pendapat dari masing-masing kedua klub ini, duel kali ini akan mengulang memori musim lalu saat mereka dipertemukan.

Ada juga perbedaan antara kedua klub ini, The Reds dan The Dragons saling bertanding pada putaran ke 16 besar Liga Champions tahun 2017-2018. Kemudian di kala itu, Liverpool lah yang dinyatakan sebagai yang keluar menjadi pemenang dan berhasil lolos ke putaran perempatan final dengan kondisi angka saat itu yakni score 5-0.

Lalu, inilah pertemuan sebenarnya pada pertemuan pertama yang berlangsung di Estadio Do Dragao, pada tanggal 14 Februari 2018, lagi-lagi tim The Reds mampu dan berhasil mempermalukan Porto dengan skor 5-0. Sadio Mane tampil sebagai pemain yang membawa kemenangan dan menjadi bintang kemenangan Liverpool kala itu berkat kemampuan dirinya untuk membuat hattrick pada menit ke-25, 53, dan 85.

Sementara, keuntungan permainan yang diasuh Klopp tersebut mencetak dua gol The Reds lainnya oleh Mohamed Salah pada menit ke 29 dan Roberto Firmino menit ke 69. Tetapi, pada pertandingan leg kedua di Stadion Anfield, pada tanggal 6 Maret 2018 hanya mampu berakhir dengan kemampuan skor sama-sama bertahan di score 0-0.

Kini, The Reds Liverpool pun berambisi untuk berjuang mengulangi catatan kemenangan mereka sebelumnya tersebut, sekaligus sambil meraih ambang kesempatan untuk lolos ke semifinal Liga Champions musim 2019 ini. Apalagi, leg kedua perempat final akan diselenggarakan di kandang FC Porto, Estadio Do Dragao, tanggal 17 April 2019.

Kabar lainnya juga, FC Porto bukanlah lawan yang sembarangan atau yang sangat mudah untuk dikalahkan perihal terlihat bahwa Iker Casillas dan tim skuatnya sedang dalam kondisi yang membara atau onfire. Karena saat ini, masih belum menelan kekalahan dalam 6 laga terakhir di seluruh kompetisi bermain mereka, dengan rangkuman lima kemenangan dan satu untuk hasil imbang.

Saat akan kembali mempertemukan mereka dengan FC Porto di Liga Champions, Klopp bertekad untuk berhasil menang di kedua leg. Apalagi, the Reds sebelumnya telah berhasil menelan skuad asuhan Sergio Conceicao itu di babak 16 besar musim lalu.

Tiga poin yang akan diburu pada saat di laga tersebut tentu akan menjadikan target yang ditunggu bagi kedua tim demi menjaga kualitas mereka masing-masing untuk dapat lolos ke babak semifinal nanti. Tim tuan rumah atau Porto sendiri akan berada pada semangat yang menggebu-gebu tentunya, dengan performa mereka yang sedang

impresif. Terakhir kali The Reds telah menelan Southampton dengan skor 3-1 dan menjadi kemenangan yang kelima secara beruntun.

Sang pelatih The Reds angkat bicara soal kesadarannya akan hal tersebut. Atas alasan ini, Klopp mencoba menakut-nakuti calon lawannya. Dengan sikapnya, dia juga optimistis Liverpool bisa mengamankan leg pertama.

Terhitung sejak Klopp mengambil alih posisi pelatih Liverpool pada bulan Oktober 2015, Liverpool berhasil mengantongi posisi final Liga Europa dan Liga Champions. Dan sampai setelahnya itu, mereka belum pernah lagi memenangkan gelar juara liga sejak 29 tahun lalu.

Baca juga : Ole Akan Keluarkan Pemain Musim 2019 Ini