Laga yang akan digelar pada hari Sabtu (22/09/2018) di Stadion Mandala ini mempertemukan tim tuan rumah yakni laskar mutiara hitam dengan tim tamu yakni laskar singo edan. Bermain di kandang sendiri membuat tim laskar mutiara hitam harus berusaha secara maksimal agar mendapat poin penuh dari laga tersebut. Apalagi laga ini merupakan laga yang digunakan oleh laskar mutiara hitam sebagai ajang balas dendam karena dalam perjumpaan sebelumnya di Stadion Kanjuruhan, Malang, tim mutiara hitam harus mau mengakui kekalahanya dengan laskar singo edan dengan skor 3-1.

Berbagai persiapan juga dilakukan dari kubu tuan rumah yakni laskar mutiara hitam. Apalagi pada pertandingan sebelumnya mereka telah dikalahkan oleh Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut dengan skor tipis 2-1 dan membuat mereka harus berbenah kembali terkait kekalahan tersebut. Menurut coach De Oliviera para pemain mutiara hitam pada saat menjamu Mitra Kukar konsentrasinya tidak dijaga dan kerap kehilangan fokus. Ia menuturkan bahwa jika anak asuhnya melakukan kesalahan sedikit saja maka akibat yang ditimbulkan bisa sangat fatal. Dan pada laga yang akan datang melawan singo edan coach Oliviera mengaku timnya sudah siap.

Namun sayangnya pada laga kali ini tim mutiara hitam tidak akan diperkuat oleh 3 pemain muda yang dimilikinya. Para pemain muda itu adalah Todd Rivaldo Ferre, David Kevin Rumakiek dan juga Gunansar Mandowen. Todd dan David dijadwalkan akan absen pada laga kali ini karena mereka telah ditugaskan untuk membela tim garuda muda yakni U19 jelang laga Asia Cup U 19 yang akan dilaksanakan di Jakarta. Sedangkan Gunansar Mandowen dijadwalkan akan absen lantaran harus memperkuat tim mutiara hitam U 19. Memang ia merupakan pemain muda yang bermain dengan Persipura senior namun ia diturunkan ke U 19 agar bisa memperkuat Persipura U 19 yang akan melaksanakan kompetisi.

Dari kubu tim tamu pun mereka juga mempersiapakan segalanya agar bisa mencuri poin pada laga yang akan datang. Para punggawa singo edan berangkat dari Malang pada hari Kamis pukul 02.00 WIB menuju ke Bandara Juanda untuk terbang ke Makassar lalu ke Jayapura. Perjalanan yang dilakukan para pemain dan tim official singo edan ini bisa dibilang cukup jauh dan pastinya menguras banyak tenaga. Bagi para pemain yang sudah terbiasa dengan perjalanan jauh pun bisa kecapean apalagi bagi para yang baru merasakan. Hal itulah yang terjadi bagi pelatih singo edan yakni Milan Petrovic. Perjalanan ini merupakan perjalanan paling jauh yang pernah ditempuhnya selama berada di Indonesia. Namun perjalanan jauh ini baginya bukan apa-apa setelah ia sampai di Jayapura lantaran pemandangan yang disuguhkan di sana sangat indah.

Bukan hanya Milan saja yang baru merasakan perjalanan jauh tersebut. Salah satu pemain singo edan juga baru kali ini merasakan perjalanan jauh tersebut. Pemain tersebut ialah Srdan Ostojic dan juga pelatihnya Radojcic. Dan bukan hanya pemain asing saja, pemain Indonesia yakni Jayus Hariono yang bertindak sebagai gelandang rupanya baru kali ini merasakan perjalanan jauh.

Pada saat tiba di Jayapura pelatih singo edan yakni Milan Petrovic langsung menginstrusikan agar anak buahnya bisa menjaga kebugaran fisiknya jelang laga yang akan digelar sesaat lagi. Ia juga menyuruh para pemainya untuk beristirahat terlebih dahulu dan Milan juga mengadakan latihan bagi para pemainya hanya 1 kali saja pada hari Jumat. Latihan ini dilakukan hanya untuk melihat kondisi para pemain singo edan.

Tinggalkan Balasan