Berita bola Timnas Indonesia kali ini akan membahas tentang kegelisahan Jacksen F Tiago terkait wacana larangan penyerang asing yang akan berlaga di Liga 1. Sang peracik strategi klub Barito Putera itu mengklaim bahwa tim-tim besar Eropa hingga Asia juga akan terkena dampak akan adanya hal tersebut. Mengingat saat ini banyak sekali tim yang jor-joran mengeluarkan dana agar bisa mendapatkan striker terbaik yang mematikan. Tentu ini akan berpengaruh besar pada sepakbola Indonesia karena hingga saat ini sudah ada banyak pemain naturalisasi yang berseragam klub Liga 1.

Berita bola Timnas Indonesia juga menyediakan berita terhangat bahwa saat ini klub sepakbola Indonesia hampir dikuasai oleh pemain asing. F Tiago heran akan adanya wacana tersebut karena sejatinya tujuan masing-masing tim tersebut adalah hanya ingin menjadi yang terbaik dan tak terkalahkan. Jadi wajar saja bila ada banyak pemain luar yang tengah mendominasi setiap liga apalagi Liga 1. Dampak lain yang akan terjadi yaitu kurangnya minta pesepakbola tanah air yang sudah berlatih dari kecil atau masih usia dini. Karena pada kenyataannya striker Indonesia kurang mempuni jika harus berposisi sebagai penyerang utama atau tunggal. Hal ini dikarenakan dari segi postur tubuh yang kurang tinggi dan juga mentalitas yang harus dibenahi.

Ini bukan lagi suatu hal yang patut dipermasalahkan lagi karena baik tim besar Eropa akan selamanya seperti itu, apalagi Timnas atau klub Indonesia. Tempo hari Tigorshalom Boboy selaku Chief Operating PT Liga Indonesia Baru telah menegaskan tentang rencana pelarangan pada setiap klub yang hendak merekrut pemain luar negeri terutama di posisi striker. Karena dirinya tahu bahwa hal tersebut akan berdampak kurang baik bagi para pemain lokal yang sejatinya seorang striker. Namun apa boleh buat, karena yang menjadi pertanyaan utama yaitu apakah pemain lokal bisa berkontribusi besar atau tidak? Pada berita bola Timnas Indonesia kali ini sudah terkupas jawabannya.

Pertama F Tiago sendiri telah keberatan akan adanya wacana tersebut karena dinilai kurang bisa membuat persaingan secara sehat dengan pemuda Indonesia. Yang namanya sepakbola sudah pasti bebas memiliki pemain dan tak ada aturan khusus untuk itu. Jadi hal ini bukan merupakan hal negatif bagi para pemain lokal, justru sebaliknya yaitu agar mereka bisa bersaing di posisi utama sebagai penyerang. Namun sejauh ini pesepakbola Indonesia khusunya penyerang utama masih belum mampu menunjukkan kualitas terbaiknya setelah kendornya sang maestro Bambang Pamungkas dan Kurniawan Dwi Yulianto. Sebelumnya Berita bola Timnas Indonesia sudah mengupas tuntas akan hal ini karena larangan penyerang luar negeri wajar saja terjadi.

Terlepas dari itu semua Jacksen Tiago juga menyadari bahwa untuk apa diadakan olahraga sepakbola jika tak ada persaingan di dalamnya. Hal ini tak boleh disahkan karena hal tersebut justru akan terkesan negatif dan bisa jadi perkembangan sepakbola Indonesia tak kan maju. Pelatih yang tengah berusia 50 tahun ini juga menegaskan bahwa saat ini hampir semua klub memiliki pemain luar negeri terutama yang berposisi sebagai striker. Jelas sekali itu adalah fakta karena yang membuat sepakbola Indonesia yaitu Liga 1 semakin maju dengan adanya pemain naturalisasi. Maka dari itu F Tiago tak kan terus setuju jika larangan pemain luar akan disahkan mengingat hal tersebut akan berdampak buruk bagi Liga 1 dan semua pihak yang terkait.

Tinggalkan Balasan