Seperti yang kita bersama ketahui bahwa dapat dipastikan tidak akan ada lagi nama Gojek yang sebagai sponsor utama Liga 1 Indonesia di pekan permainan berikutnya. Pemimpin Direktur Utama sementara PT LIB, yakni Dirk Soplanit, menyatakan pendapatnya bahwa Liga 1 Indonesia sudah memiliki sponsor baru untuk menggantikan Gojek. Kandidiat sponsor tersebut akan berpengaruh nantinya pada nama liga dan nominal kerjasama.

Sudah sempat beberapa yang termasuk ke dalam pembicaraan. Dan kepastian sponsor yang ada juga sudah dikumpulkan beberapa. Namun, hal tersebut akan enggan untuk dibicarakan dalam waktu singkat ini ke publik. Salah satu kendala pertimbangannya yakni nominal yang berpengaruh karena pastinya pihak manajemen akan  menginginkan sponsor yang tepat dan serius.

Mengacu kepada salah satu yang menjadi pembicaraan yakni titel sponsornya, masih harus menunggu waktu. Namun lagi-lagi, hal tersebut masih tidak mau dibicarakan ke publik oleh pihak manajemen terkait liga Indonesia. Jika waktunya sudah tiba, kemungkinan akan segera langsung dikabarkan ke rana publik juga.

Perusahaan besar swasta milik Indonesia yaitu Gojek, dipastikan tidak akan melanjutkan sponsornya sebagai sponsor utama Liga 1 Indonesia musim depan. Kasta tertinggi kompetisi sepakbola antarklub di Indonesia diwajibkan harus dengan segera menangani permasalahan ini dan juga segera mencari sponsor baru untuk menduduki posisi sponsor demi menggantikan posisi Gojek yang hengkang sebagai sponsor resmi.
Pimpinan Direktur operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) yaitu Dirk Soplanit melanjutkan bahwa penetapan sponsor untuk Liga 1 Indonesia tahun 2019 akan dilaksanakan setelah pemilihan umum yang selesai digelar pada 17 April 2019.

Ketersediaan sponsor yang sudah dalam posisi yang kemudian membuat pihak manajemen berani memutuskan untuk kick off atau hengkang sampai Liga 1 pada 8 Mei 2019. Namun, realisasi dan tindak lanjutnya akan dilakukan setelah selesai penyelenggaraan pemilu tanggal 17 April 2019. Sekarang ini, hal tersebut semuanya masih dalam proses untuk finalisasi.

Beliau juga melanjutkan, bahwa penetapan tersebut akan diikutkan juga dengan keputusan terkait nama kompetisi. Kabar yang beredar dalam dua musim Liga 1 Indonesia sebelumnya, bahwa nama liga selalu digunakan pemakaiannya dengan sebutan nama sponsor.

Tentang keterkaitannya dengan kerja sama sponsor yang tengah ditetapkan, pimpinan perusahaan LIB mengungkapkan bahwa jumlah sponsor yang ada akan lebih dari satu sponsor. Ada beberapa sponsor yang akan dikombinasi.

Mengenai sponsor Liga 1 Indonesia yang kemudian menjadi pembicaraan publik setelah LIB ditinggalkan sponsor terbesarnya yang mengikuti kompetisi liganya di musim lalu.

Kendati demikian, LIB juga akan mengadakan rapat umum mengenai pemegang saham (RUPS) pada bulan April atau awal Mei 2019. Namun, rapat RUPS akan lebih fokus pada pembahasan liga dan pastinya tidak akan secara  khusus membahas tentang sponsor.

Dirinya akan mempelajari lagi keputusan dua RUPS terkini, sehingga akan sangat jelas apa yang harus dibicarakan. Sementara itu, juga akan berkonsultasi lagi dengan pemegang saham terutama PSSI perihal tentang apa yang mau diputuskan, kebutuhan, serta materi apa yang akan dibahas.