Jika melirik semua laman berita bola Timnas Indonesia Anda akan menemukan jika klub sepak bola tanah air memiliki banyak pemain asing. Meski banyak namun tidak berlebihan, sebab masih banyak klub sepak bola di Indonesia yang belum berniat mengajak pemain asing untuk bergabung. Salah satu contohnya adalah Persebaya yang sampai detik ini enggan menambah striker dari pemain asing yang memang punya peminat banyak.

Spasojevic dan Keinginan Terbesarnya

Naturalisasi pemain asing di Timnas Indonesia seperti yang disebutkan dalam berbagai berita bola Timnas Indonesia sudah mulai dilakukan sejak 2010 silam. PSSI memiliki tujuan lewat kebijakan ini untuk meningkatkan kualitas permainan Timnas Indonesia. Tentunya proses ini tidak berjalan secepat kilat apalagi pemain asing wajib mengurus masalah kewarganegaraan, dan didukung oleh klub yang bersangkutan bukan oleh PSSI.

Program ini kemudian mulai memunculkan beberapa pemain asing di berbagai klub sepak bola tanah air, dari Sabang sampai Merauke. Salah satunya adalah Ilija Spasojevic, merupakan pemain yang berasal dari Yugoslavia dan saat ini berumur 30 tahun. Spasojevic sudah mengalami proses naturalisasi dan saat ini sudah tercatat sebagai Warga Negara Indonesia yang kemudian memperkuat klub Bali United.

Kepiawaianya dalam berduel merebut bola membuatnya sering disebut sebagai Striker Inggris, karena kemampuan fisiknya memang cukup mencuri perhatian. Bahkan banyak media menuturkan jika pemain kelahiran 1987 ini mampu melakukan duel udara dengan hasil yang mempesona. Berbekal kekuatan dan kemampuan inilah bisa dikatakan Bali United mendapatkan keberuntungan. Hanya saja pemain bola Striker Inggris ini punya harapan besar yang sampai kini belum terwujud.

Namun harapan ini seolah mendapat angin segar dengan munculnya berita bola Timnas Indonesia bahwa Luis Milla tetap bertahan sebagai pelatih Timnas Indonesia. Bertahanya Milla membuat Spaso punya harapan bisa ditarik untuk memperkuat skuat Merah Putih di ajang Piala AFF 2018 besok. Spaso sendiri mengaku kecewa dan sedih karena tidak berhasil lolos untuk masuk ke Timnas Indonesia pada ajang Asean Games 2018 kemarin.

Menjelang Asean Games 2018, Luis Milla memang menyaring beberapa pemain dari seluruh klub di tanah air untuk masuk ke dalam Timnas U23. Pada moment tersebut Spaso berharap bisa lolos uji dan masuk ke skuat Merah Putih, namun perlu diakui harapan tersebut tidak kunjung terpenuhi. Harapan ini sesuai dengan penuturanya kemarin (29 Agustus 2018) “Ya itu tentu saja. Saya selalu bermimpi untuk bermain dengan Timnas…”.

Meskipun tak berhasil menjadi bagian dari Timnas Indonesia di ajang Asean Games, namun Spaso melanjutkan “Tentu saja saya mau bermain di Piala AFF…”. Melirik berita bola Timnas Indonesia sebelum Asean Games 2018 digelar memang Spaso masuk ke dalam daftar pemain pilihan utama Milla untuk masuk Timnas Indonesia. Hanya saja selama masa uji coba Spaso terlihat tak kunjung menunjukan ketajamanya sehingga tak langsung ditarik.

Saat ini Spaso memutuskan untuk berjuang agar bisa dipanggil untuk ajang Piala AFF besok, namun tidka ingin kehilangan fokus memperkuat Bali United. Harapanya melalui ajang Liga 1 kali ini Spaso mampu tampil maksimal, sehingga fokus berlatih untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Pemain asal Yugoslavia ini mengaku jika berhasil bermain dengan maksimal disini maka tak perlu menunggu lama akan “dipanggil” ke Timnas Indonesia oleh Milla.

Semua pemain bola di tanah air tentu berharap bisa memperkuat Timnas Indonesia dan wajar jika Spaso akan berusaha keras untuk menjadi salah satu Timnas Indonesia.

Tinggalkan Balasan