Diego Costa memang sudah tidak lagi bermain untuk Chelsea. Ia sekarang kembali ke tim lamanya yaitu Atletico Madrid. Bersama Chelsea, Costa sempat menjadi bomber andalan dan ia sanggup meraih dua gelar BPL dan satu gelar piala Liga Inggris. Namun di pengujung karirnya bersama Chelsea, hubungannya dengan Conte dikabarkan retak. Conte tak lagi memasukkan namanya di skuad Chelsea bahkan Costa harus berlatih dengan tim cadangan The Blues.

Bersama Chelsea Costa membuat 120 penampilan dan sudah mencetak 59 gol. Tentu saja itu bukan torehan yang bisa dianggap remeh. Costa terhitung subur sebagai penyerang Chelsea dan karena itu, amat disayangkan ia keluar dari The Blues dengan cara yang tidak wajar.

Sudah lama berselang, ternyata Costa menyatakan ia menyesal terlah bergabung dengan The Blues.  Apa yang ia capai seolah tidak pernah dihargai di tim ini. Tentu saja yang dimaksud Costa adalah Chelsea di bawah kepemimpinan Conte.  Ia berseteru dengan pelati asal Italia itu sehingga beberapa bulan ia sempat menganggur karena Atletico tidak bisa langsung mendatangkan pemain ini karena masih dalam hukuman tidak bisa membeli pemain.

Morata kemudian datang menggantikan Costa tapi pemain asal Spanyol ini gagal memenuhi ekspektasi para fans Chelsea. Sempat bagus di awal musim, Morata kemudian dibekap cedera dan pasca pulih, ia tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.  Diego Costa kemudian main lagi di Atletico Madrid. Ia diduetkan dengan Griezmann di lini depan dan Atletico berhasil mendapatkan piala Super Eropa dengan mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-2.

Sesal memang boleh saja dilontarkan oleh Costa tapi bagaimanapun ia sempat menjadi andalan di lini depan The Blues.  Andai saja hubungannya dengan Conte tidak buruk mungkin sekali ia masih menjadi punggawa The Blues.

Chelsea juga kemudian merekrut Giroud dari Arsenal sebagai pelapis Morata.  Dan saat ini, pemain asal Prancis itu mampu bersaing dengan Morata untuk menjadi striker utama.  Perekrutan Giroud tentu saja beralasan karena memang Chelsea butuh penyerang yang setajam Costa dan hal itu tidak bisa didapatkan dari Morata karena berbagai masalah. Padahal Morata sendiri didatangkan dengan harga yang sangat mahal dari Real Madrid.

Sebenarnya bukan Morata pemain incaran Conte pada saat itu tapi Romelu Lukaku lah yang diinginkan tapi MU yang berhasil mendapatkan tanda tangan pemain Belgia itu.  Lukaku tampil bagus di kubu United dan selalu tampil menjadi starter di banyak laga.

Kini petualangan baru dimulai lagi oleh Costa. Ia diterima kembali oleh publik Atletico yang tentu saja merindukan ketajamannya. Diduetkan dengan Griezzman, tentu saja Ateltico punya lini depan yang ciamik. Maka wajar saja bila para rival harus waspada menghadang kemampuan kedua pemain ini agar tidak kalah.

Sekarang tinggal pembuktian aja apakah Costa kembali bisa membuat Atletico berjaya atau sebaliknya. Dan Chelsea pun tidak boleh meratapi kepergian Costa karena tentu saja masih ada pemain yang bagus selain dirinya. Morata harus bisa membuktikan kalau Chelsea tidak salah membelinya dengan harga mahal. Ia harus bisa mencetak banyak gol agar bisa sepadan dengan Costa yang tentu saja sejauh ini menjadi salah  satu penyerang terbaik di dunia. Ia selalu menjadi pilihan utama Spanyol di gelaran akbar antar negara.  Dan ia juga harus bisa membuktikannya di liga Spanyol.