Laju apik Chelsea di awal musim liga Inggris ternyata harus berhenti. The Blues akhirnya harus bemain imbang pada laga melawan Westham United. Bermain tandang, Chelsea tak lantas tidak bermain bagus. Lebih dari 72 persen penguasaan bola didapatkan oleh anak asuh Sarri tapi kenyataanya bermain bola untuk menang bukan melulu perkara dominasi di atas lapangan hijau.

Dalam laga ini, tidak ada satu gol pun terjadi. Chelsea harus rela turun peringkat karena pada laga lain Liverpool menang besar atas Soton sementara City juga menang dengan skor 5-0 saat tandang ke Cardiff. Tentu saja Sarri harus menemukan solusi bagi anak asuhnya agar bisa tampil baik dan memaksimalkan peluang. Betapa tidak, Chelsea pada laga ini berhasil membuat 17 usaha dengan enam tembakan mengarah ke gawang.

Pada laga melawan Westham, Chelsea mempercayakan Giroud sebagai penyerang utama. Morata harus rela menjadi pemain cadangan pada laga kali ini. Selain itu, Sarri mempercayakan Kovacic di lini tengah bersama dengan Jorginho dan Kante.  Dominasi ternyata tidak cukup untuk memberikan tiga poin bagi anak asuh Sarri.

Untuk lini depan, Chelsea memepecayakan Hazard dan William sebagai pendamping Giroud. Pada laga pekan lalu, Hazard bisa tampil bagus namun pada laga kali ini ia tidak bisa mencetak gol. Hasil imbang ini membuat Westham ada di peringkat 17 dan The Blues masih tetap di empat besar.

Sarri datang ke Chelsea memang dengan harapan yang sangat besar. Setidaknya ia harus mampu seperti Conte memberikan trofi di musim pertamanya untuk The Blues. Tapi tentu saja itu tidak mudah karena memang aka nada tantangan. Liverpool yang sedang bagus dan City yang mulai konsisten serta United yang juga sudah mulai mendapatkan hasil positif bisa jadi batu sandungan bagi Sarri untuk memberi Chelsea trofi bergengsi.

Tidak banyak personil The Blues yang dijual di musim ini. Hazard yang sempat dikabarkan hengkang ke Madrid ternyata tetap bertahan di Chelsea. Pemain baru datang yaitu Jorginho dan tentu saja pemain ini sudah terbiasa dengan pola bermain yang diterapkan oleh Sarri.  Nah, apakah Chelsea akan bisa terus tampil baik di sisa musim ini ? Tentu saja tidak mudah memberikan jawabannya. Tapi satu yang sudah pasti bahwa Chelsea mamang diperhitungkan menjadi calon juara BPL di musim ini.

The Blues tidak bermain di Champions karena pada musim lalu gagal finish empat besar. Tentu hal ini mengecewakan karena bemain di Champions menjadi tujuan banyak tim. Chelsea harus puas berlaga di liga Eropa.

Sarri memang bukan pelatih terkenal. Ia hanya punya trek record melatih Napoli yang juga tak pernah diberi juara oleh pelatih asal Italia ini. Beberapa pihak meragukan apakah Sarri tepat untuk mengganti nama besar Conte.  Hanya raihan berbagai trofi yang bagus saja yang bisa membuat The Blues membungkam para pengkritik.

Sarri memang seperti Pochettino, berhasil mengangkat level Napoli lebih bagus di serie A. tapi melatih tim sekelas Chelsea dan suasana liga Inggris yang ketat tentu saja akan memberi tantangan tersendiri. Chelsea harus bisa keluar dari tekanan setiap saat agar bisa menjadi yang terbaik. Dan tentu saja itu menjadi tanggung jawab Sarri untuk terus mengeluarkan kemampuan terbaik The Blues.  Sanggupkah Sarri terus membawa Kante Cs tampil prima di semua kompetisi yang diikuti ?

Tinggalkan Balasan