Luis Milla  Aspas atau yang biasa dikenal Luis Milla merupakan mantan pemain sepak bola Spanyol yang bermain sebagai gelandang bertahan. Karir mantan pemain sepak bola asal spanyol ini dimulai saat dia memasuki akademi sepak bola milik CD Teruel dan La Masia milik Barcelona dan pada saat itu Luis Milla bermain untuk tim Barcelona B sampai ia mendapat promosi untuk ikut memperkuat tim utama barcelona. Karirnya bukan hanya itu saja, ia juga pernah memperkuat timnas spanyol dan beberapa klub sepak bola yang ada di dunia seperti Real Madrid, Barcelona, dan Valencia. Lalu ia memutuskan untuk mengakhiri karirnya di Valencia pada tahun 2001. Setelah itu Luis Milla merintis karir barunya sebagai pelatih di beberapa klub nasional di dunia salah satunya adalah Indonesia. Luis Milla mulai melatih Indonesia pada tahun 2017 lalu.

Namun masalah mulai timbul dari kubu Luis Milla dengan PSSI. Pasalnya pada saat pergelaran Asian Games 2018 Indonesia mengalami kekalahan yang mengakibatkan timnas merah putih hanya bisa bertahan pada babak 16 besar. Sehingga membuat beberapa petinggi PSSI mengutarakan pendapat untuk mengganti Luis Milla. Dan hal itu juga diperkuat dengan habisnya kontrak kerja Luis Milla dengan Indonesia pada bulan Agustus 2018. Namun masyarakat Indonesia menyerukan untuk tetap mempertahankan Luis Milla dan akhirnya PSSI menawarkan perpanjangan kontrak dengan Luis Milla selama setahun lagi. Namun hal ini belum ditanggapi Luis Milla karena ia sedang berlibur di Spanyol.

Kehilangan seorang pelatih membuat kubu PSSI bingung dalam laga persahabtan Indonesia Vs  Mauritius karena Luis Milla yang belum memiliki kepastian hengkang dari timnas atau tidak dan juga pelatih kepala timnas merah putih yaitu Bima Sakti yang sedang menjalani hukuman larangan mendampingi dalam 3 pertandingan. Lalu akhirnya PSSI menunjuk Kurniawan Dwi yulianto sebagai pengganti dari Bima Sakti untuk melatih timnas merah putih menghadapi Mauritius. Menurut beberapa orang kurniawan juga pantas bila ditunjuk sebagai pelatih karena ia merupakan salah satu pemain terbaik yang dimiliki Indonesia dan juga ia pernah duduk di kursi pemain timnas merah putih.

Pada saat ia melatih timnas merah putih, ia membeberkan bahwa masih ada beberapa hal dalam laga persahabtan antara Indonesia Vs mauritius yang masih ada campur tangan dari pelatih Luis Milla. Salah satunya adalah susunan pemain dari timnas merah putih. Kurniawan menuturkan bahwa susunan pemain timnas merah putih  dalam laga Indonesia Vs Mauritius mirip dengan susunan pemain saat Asian games 2018. Pemain yang dipasang dalam permainan itu juga merupakan pemain-pemain yang terbaik menurut Luis Milla. Tak hanya susunan pemain saja, Luis Milla juga menitipkan strategi bermain yang ia buat untuk timnas merah putih. Meski belum pasti hengkang atau tidaknya Luis Milla namun ia tetap bertanggung jawab terhadap tim yang ia asuh. Komunikasi dengan Luis Milla juga tetap ada. Hal ini dituturkan oleh Danurwindo selaku jajaran dari pelatih timnas merah putih. Ia mengatakan bahwa selama di Spanyol ia sering berkomunikasi dengan coach Bima Sakti terkait strategi melawan Mauritius. Pada saat berkomunikasi ia sering meminta saran-saran terkait bagaimana cara bermain melawan mauritius, apa saja kelemahan mereka dan bagaimana strategi yang bagus untuk melawanya. Hal ini dilakukan karena para pemain timnas merah putih sudah terbiasa dengan konsep permainan yang dibuat oleh Luis Milla. Ia juga melaporkan bagaimana perkembangan dari timnas merah putih setiap setelah berlatih.

Tinggalkan Balasan