Laga yang terjadi antara laskar pesut etam yakni Borneo FC yang bertindak sebagai tim tamu dan berhadapan dengan laskar sapeh kerrab yaitu Madura United ini terjadi di markas laskar sapeh kerrab yakni di Stadion Ratu Pamelingan pada hari Sabtu (22/09/2018). Pada laga kali ini laskar sapeh kerrab harus mau menahan malu dan menelan pil pahit lantaran dikalahkan oleh laskar pesut etam dengann skor tipis 2-1 dan membuat laskar pesut etam berhasil meraih poin penuh pada laga kali ini. Padahal dari segi permainan kedua kubu sama-sama kuat dan juga saling serang pada saat pertandingan.

Saat babak pertama kedua tim masih mendominasi jalanya pertandingan dan masih melakukan drama saling serang. Namun meskipun saling melakukan serangan, lini pertahanan yang dimiliki oleh kedua kubu juga sangat kuat dan sangat susah untuk dibobol. Namun pada laga kali ini dewi fortuna rupanya lebih memihak kepada tim tamu yakni laskar pesut etam terlebih dahulu. Tak selang beberapa lama ketika babak pertama baru dimulai tim tamu malah lebih unggul terlebih dahulu. Gol ini tercipta pada menit ke 12 oleh salah satu pemain laskar pesut etam. Pemain tersebut adalah Renan Da Sillva.

Gol tersebut terjadi karena tim laskar pesut etam yang bisa dengan baik memanfaatkan skema serangan balik. Pada saat itu Renan Da Silva nekat untuk naik membantu membangun serangan yang dilakukan timnya tersebut padahal posisi sebenarnya adalah sebagai seorang bek. Dan dengan memanfaatkan bola yang berada di dalam kotak penalti ia langsung melakukan tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper laskar sapeh kerrab dan membuat timnya unggul terlebih dahulu dengan skor 1-0.

Namun  skor tersebut tak bisa bertahan selama 5 menit. Setelah tim tamu yang didatangi dewi fortuna kini giliran tim tuan rumah yang didatangi dewi fortuna. Gol penyeimbang ini bukan dicetak oleh para punggawa laskar sapeh kerrab melainkan dicetak oleh punggawa laskar pesut etam itu sendiri. Dan lucunya yang mencetak gol bunuh diri tersebut adalah Renan Da Silva, pemain yang barusan saja mencetak gol bagi timnya kini malah mendatangkan bencana bagi timnya karena kelalaianya. Gol bunuh diri tersebut terjadi karena Renan Da Silva salah dalam mengantisipasi bola silang yang diumpankan oleh Bayu Gatra dari sisi kiri lini pertahanan laskar pesut etam. Bola tersebut justru menggelinding ke gawangnya sendiri sehingga menyamakan skor menjadi 1-1. Hingga babak pertama selesai skr 1-1 tetap bertahan.

Pada babak kedua tim tuan rumah yakni laskar sapeh kerrab terlihat bisa mendominasi permainan. Mungkin hal ini dikarenakan perubahan strategi yang dilakukan oleh pelatih laskar sapeh kerrab yakni coach Gomes De Oliviera. Coach Gomes mengubah skema permainan dari timnya pada saat babak kedua. Perubahan ini dilakukan pada sektor sayap dimana stiker laskar sapeh kerrab yakni Greg Nwokolo bemain lebih melebar di sekor sayap. Dan memang strategi ini diakui sangat efektif. Tercatat pada menit ke 52 laskar sapeh kerrab hampir bisa menggandakan skornya lewat Samassa yang menerima umpan dari Greg.

Alih-alih menggandakan skor, tim tuan rumah malah bisa menambah jumlah golnya pada menit ke 88 lewat salah satu pemainya yakni Sultan Samma. Gol tersebut tercipta dari tendangan keras kaki kananya ke arah pojok kiri gawang laskar sapeh kerrab. Hingga laga usai skor 2-1 tetap bertahan dan membuat tim tamu menang.

Tinggalkan Balasan