Maurizio Sarri kini melatih Chelsea. Sebelumnya ia menjadi pelatih Napoli dan berhasil membuat tim itu menjadi pesaing Juventus untuk menjadi juara Liga. Kedatangan Sarri tampaknya mulai membuahkan hasil karena belum sekali pun Chelsea kalah di Liga Primer. Posisi kedua kini dimiliki oleh Kante Cs dan tentu saja itu hasil dari racikan pelatih yang gemar merokok ini.

Sarri memberi pandangannya tentang perbedaan Liga Italia dan Liga Inggris. Di mata Sarri, Liga Inggris intens dan sangat mengandalkan fisik sementara di Liga Italia lebih fokus ke pertahanan sehingga lebih sulit mencetak gol. Sarri kagum dengan suasana di dalam Stadion yang seperti merayakan pesta. Para fans sangat semangat melihat pertandingan dan berteriak senang bak ada di dalam peryaan pesta. Di luar lapangan pun, pelatih asal Italia ini kagum dengan atmosfer para fans yang mana banyak orang dengan seragam yang berbeda tapi bersenang-senang sambil minum beer. Terlihat tidak ada ketegangan padaha mereka membela klub yang berbeda. Itu tidak terjadi di Italia menurut Sarri.

Sejauh ini, Chelsea sukses menang di empat laga awal BPL. Tentu saja racikan Sarri mulai terasa. Bertahannya pemain lama seperti Kante dan Hazard serta Alonso tentu juga menjadi salah satu penyebab mengapa Chelsea bermain bagus mengingat mereka sudah beberapa musim bermain bersama. Belum lagi kedatangan pemain baru Jorginho yang menambah kuat lini tengah Chelsea. Al hasil, The Blues tak terkalahkan. Hanya selisih gol saja yang membuat Chelsea kalah dari Liverpool sehingga posisi kedua yang didapat.

Memang tidak bisa disangkal Sarri mengemban tugas yang berat setelah menjadi suksesor Conte. Pelatih terdahulu berhasi membawa The Blues meraih titel Liga Inggris padahal kala itu The Blues harus bersasing dengan klub-klub yang ditukangi manajer kelas dunia seperti Guardiola dan Mourinho. Conte berhasil mengalahkan para rivalnya yang tentu saja itu sangat mengejutkan.

Namun sayang musim lalu, Chelsea tidak bagus di bawah arahan Conte. Ketidakcocokan akan kebijakan transfer kemudian mencuat sebagai masalah mengapa pelatih asal Italia itu mulai tidak betah di Stamford Bridge. Akhirnya Sarri datang dengan membawa pemain andalannya yaitu Jorginho. Memang Sarri belum bisa membuktikan ia adalah pelatih yang tepat untuk mengganti Conte. Tapi setidaknya Sarri sudah memulai langkah yang bagus. Empat kemenangan di empat laga tentu saja tidak mudah diraih apalagi itu di BPL. Liga Inggris amat ketat bila yang dibicarakan persaingan. Pemain kelas dunia ada disini dan juga pelatih nomer satu ada di Liga Inggris. Dengan hasil positif yang ditorehkan Sarri, praktis saja Chelsea dianggap sebagai pesaing untuk meraih titel Liga Inggris bersama dengan City dan Liverpool.

Memang tidak semua yang setuju dengan capaian yang diraih Sarri. Beberapa pengamat mengatakan kemenangan yang diperoleh The Blues tidak  semua karena permainan yang bagus tapi lebih ke keberuntungan. Namun Sarri tidak perduli dengan berbagai kritik yang ada karena ia hanya fokus untuk terus meraih poin di setiap laga yang dijalani Chelsea. Akan selalu ada titik sebuah tim kalah namun ia yakin Chelsea akan konsisten menang.

Melihat langkah The Blues yang mulus di empat laga, tentu saja di laga berikutnya anak asuh Sarri dinantikan oleh para fans untuk terus tampil bagus. Bila mampu konsisten, tentu saja titel juara BPL bisa saja diraih.

Tinggalkan Balasan