Laga yang terjadi antara the guardian yakni Bhayangkara FC yang bertanding melawan laskar antasari yakni Barito Putera ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 22 September 2018. Dan pada laga kali ini diselenggarakan di markas the guardian yakni di Stadion PTIK. Pada laga kali ini rupanya tim tuan rumah yakni the guardian dinilai kurang maksimal dalam bermain lantaran bisa ditahan imbang oleh tim laskar antasari dengan skor 2-2. Pada laga kali ini pemain yang menjadi sorotan adalah pemain dari laskar antasari yakni Marcel Sacramento. Ia dijadikan sorotan lantaran telah mencetak 2 gol yang membuat timnya tak mengalami kekalahan.

Pada babak pertama kedua tim memiliki skema serangan yang sama dan juga sama-sama mendominasi permainan tersebut. Namun pada awal babak pertama rupanya tim tuan rumah yang justru mendominasi permainan tersebut. Mereka melakukan skema penyerangan yang secara cepat dan terkoordinir sehingga membuat lini pertahanan dari the guardian sempat kebingungan.

Skema permainan cepat ini pun terbukti sangat efisien. Karena dengan laskar antasari menerapkan strategi ini ia mampu mencetak angka terlebih dahulu pada awal babak pertama. Tepatnya pada menit ke 9 salah satu pemain laskar antasari berhasil mencetak gol ke gawang teh guardian. Pemain tersebut ia Marcel Sacramento. Proses terjadinya gol tersebut ialah pada saat itu Marcel Sacramento berada di tengah dari kotak penalti dan pada saat itu di terlepas dari penjagaan bek dari the guardian.  Setelah menerima umpan dari temanya ia langsung menembakkan bola tersebt ke arah pojok kanan atas gawang the guardian sehingga tak mampu dihalau oleh kiper Wahyu Tri Nugroho. Gol ini membuat tim tamu unggul 1-0 terlebih dahulu.

Dikalahkan oleh tim tamu terlebih dahulu rupanya membuat the guardian tak mau diam saja. Mereka berusaha mengembangkan skema penyerangan yang bagus untuk bisa membobol lini pertahanan dari laskar antasari. Dan benar saja pada menit ke 25 the guardian bisa menyamakan kedudukanya lewat salah satu pemainya. Pemain tersebut adalah Herman Dzumafo. Pada saat itu Dzumafo lepas dari pengawasan bek laskar antasari dan setelah menerima umpan dari temanya ia langsung menembakkanya ke arah pojok kiri gawang dari laskar antasari dan membuat skor menjadi sama dengan skor 1-1.

Seakan-akan tak mau dipermalukan di kandang sendiri, the guardian pun terus menggedor lini pertahanan dari laskar antasari untuk menambah gol yang mereka miliki. Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh para striker the guardian. Dan benar saja setelah 2 menit dari gol yang diciptakan Herman Dzumafo tadi, the guardian mampu menambah golnya lagi. Kali ini pemain yang menetak gol tersebut adalah Elio Bruno Martins. Proses terjadinya gol tersebut bermula dari tendangan bebas. Pada saat itu Elio yang terlepas dari penjagaan bek laskar antasari langsung menyambar bola mentah hasil tendangan bebas tersebut dan tentu saja membuat kiper laskar antasari terkejut dan tak mampu menghalau bola. Setelah gol ini skor menjadi 2-1 hingga babak pertama selesai.

Pada babak kedua rupanya permainan lebih didominasi oleh tim tamu yakni laskar antasari. Seperti babak pertama mereka melakukan skema serangan cepat untuk membuat bingung lini pertahanan the guardian. Dan benar saja skema penyerangan ini memang efektif. Pada menit ke 71 laskar antasari berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol yang lagi-lagi diciptakan Marcel Sacramento. Skor 2-2 ini bertahan hingga laga tersebut usai.

Tinggalkan Balasan