Tottenham Hotspurs sedang terpuruk akibat kekalahan di tiga laga terakhir. Spurs kalah saat melawan Watford, dan kemdian Lamela Cs juga kalah menghadapai Liverpool di Wembley. Di liga Champions, Spurs juga tak menang melawan Inter padahal sempat unggul lebih dahulu.

Kondisi tersebut di atas tentu saja harus membuat Spurs bangkit lagi.  Setidaknya di laga lanjutan liga Inggris pada pekan keenam,  Spurs harus bisa menang melawan Albion.  Krisis percara diri kemudian dianggap sedang melanda anak asuh Pochettino. Tapi Erick Lamela yang merupakan pemain Spurs mengatakan tidak ada krisis percaya diri di tim. Ia menganggap musim masih panjang sehingga masih banyak yang bisa dilakukan untuk memperbaiki diri.

“kami percaya satu sama lain. kekelahan di tiga laga secara beruntun tentu saja menyakitkan tapi  kami akan berusaha untuk bangkit lagi. Kamu selalu percaya setiap masalah pasti bisa diatasi” Ungkap Lamela. Spurs memang sedang tampil apik di beberapa tahun semenjak dilatih oleh Pochettino.  Itulah mengapa tim ini selalu finish di empat besar dan bisa tampil di Liga Champions.

Namun sayang, Spurs belum mengoleksi satu gelar pun semenjak dilatih oleh Pochettino.  Dan sudah saatnya Spurs mendapatkan trofi bergengsi bahwa mereka adalah tim bagus yang bisa bersaing dengan para rival.

Salah satu yang mungkin menjadi kelemahan Kane Cs adalah kebijakan belanjanya. Selama beberapa musim, Spurs terlihat sangat irit mengeluarkan dana untuk belanja pemain. Hanya Moura yang didatangkan di musim lalu dari PSG. Spurs malah kehilangan beberapa pemain bagus seperti Walker yang hengkang ke Manchester City.

Bermain di banyak kompetisi tentu saja memerlukan skuad yang dalam. Spurs bermasalah dengan kedalaman skuad tentu saja. bila satu pemain andalan sedang cedera maka pemain pelapis tidak sebagus skill pemain utama. Itulah mengapa saat terjadi masalah dengan cedera atau kartu merah, Spurs tidak punya pemain yang sepadan untuk meraih tiga poin.

Pochettino sendiri memng membawa angin segar ke tubuh Spurs. Dengan sepak bola Counterpressing, pelatih asal Argentina ini berhasil menunjukkan kolektivitas tim sebagai kunci kemenangan. Ia bahkan enggan membeli pemain mahal hanya untuk sebuah gelar. Entah anggapan itu benar atau tidak tapi yang jelas memang Spurs belum bisa mendapatkan apa yang seharusnya di dalam sepak bola yaitu gelar bergengsi.

Apakah kekalahan di tiga laga terakhir ini bisa membuat Spurs tampil bagus lagi ? Tentu saja aksi di lapangan hijau yang akan menjadi pembuktian. Di liga Inggris, Spurs harus bermain bagus dan bisa meraih tiga poin lagi. Di Champions, Spurs pun harus menang di laga berikutnya agar bisa lolos dari fase grup.

Diyakini oleh banyak pihak, Spurs akan bangkit lagi Pochettino dianggap paham apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkan potensi terbaik tim.  Tentu saja kemenangan demi kemenangan yang akan membuktikan Spurs bisa dianggap sebagai pesaing serius untuk merebut juara Liga Inggris dan juga bisa melangkah jauh di liga Champions. Tidak ada yang mustahil di dalam sepak bola. Siapa saja tim bisa membuat kejutan karena musim masih panjang.

Bila spurs bisa menang di pekan keenam BPL, tentu saja suasana ruang ganti akan semakin bagus. Spurs juga diharapkan bagus di laga fase group berikutnya di liga Champions.  Bila kedua kompetisi yang diikuti itu Spurs bisa maksimal, tentu saja apa yang diharapakan atas Spurs bisa terwujud kembali ke level terbaik.

Tinggalkan Balasan