PSM Makassar harus bisa menahan malu lantaran ditahan imbang oleh Barito Putera di kandangnya sendiri yaitu di stadion Andi Mattalatta Mattoangin pada kamis (13/09/2018).  Hal ini membuat laskar antasari bisa mencuri poin dari hasil seimbang pada laga tersebut. Pada awal pertandingan drama saling serang terus terjadi selama pertandingan babak pertama. Baik dari kubu laskar juku eja maupun dari laskar antasari sama-sama mendominasi permainan pada babak pertama. Pada menit ke-27 salah satu pemain dari laskar juku eja harus diganjar kartu kuning oleh wasit. Pemain tersebut adalah gelandang asal belanda yaitu Marc Klok. Ia dibuahi kartu kuning karena telah melanggar Paulo Sitanggang. Keberadaan bola pada babak pertama cenderung hanya berada pada lini tengah pada permainan tersebut sehingga memperlambat pengembangan permainan dari kedua tim. Serangan demi serangan dari kedua tim juga beberapa kali mampu merepotkan pertahanan dari masing-masing tim. Beberapa peluang emas juga beberapa kali terjadi namun tak ada satupun yang berhasil membuat poin. Tercatat pada 10 menit akhir babak pertama pihak laskar juku eja sempat mendominasi permainan dengan beberapa kali melayangkan bola keras ke gawang Adhitya Harlan namun peluang tersebut bisa diantisipasi oleh Adhita Harlan sehingga tak satu pun peluang tersebut berbuah gol. Hingga peluit dari wasit dibunyikan untuk mengakhiri babak pertama dalam permainan baik laskar antasari maupun.

Saat memasuki babak kedua laskar juku eja mulai meningkatkan permainanya guna mendominasi pertandingan. Dan benar saja pada menit ke-47 gawang dari Adhitya Harlan hampir saja kebobolan karena gagal menepis bola namun untungnya bola tersebut hanya melambung diatas gawang. Berinisiatif untuk menambah daya serang dari laskar juku eja, coach dari PSM Makassar melakukan pergantian pemain pada menit ke-55. Pergantian pemain tersebut terjadi antara Sandro yang ditarik keluar dan digantikan oleh gelandang dari PSM Makassar yaitu Ferdinan Sinaga. Pergantian pemain ini dinilai efektif karena setelah semenit Ferdinan Sinaga dimasukkan ia langsung mengancam gawang yang dijaga oleh Adhitya Harlan lewat tendanganya. Namun sayangnya tendangan tersebut ternyata hanya melambung diatas mistar gawang dari Adhitya Harlan. Dan pada menit ke-60 coach Alberts juga melakukan rotasi pemain lagi guna menambah daya gedor dari PSM Makassar. Rotasi pemain ini terjadi antara Heri Susanto yang keluar dan digantikan oleh Guy Junior. Sama halnya dengan Ferdinan Sinaga, pergantian pemain ini juga efektif karena tak lama Guy Junior pun beberapa kali sempat mengancam pertahanan laskar antasari namun tak satupun yang berbuah gol.

Namun kejadian lucu pun terjadi lantaran PSM Makassar yang bermain agrsesif selama terus-menerus dalam pertandingan malah kebobolan terlebih dahulu pada menit ke-65. Gol ini terjadi akibat serangan balik yang dilakukan oleh laskar antasari yang terorganisir dengan baik sehingga bisa membuat gol bagi kubu laskar antasari. Gol ini tercipta dari kaki Paulo Sitanggang yang dengen sukses menyambut bola dari luar kotak penalti sehingga bisa mengoyak gawang dari Rivky Mokodompit. Gol ini membuat tim tamu unggul dan memimpin pertandingan terlebih dahulu. Seolah tak ingin tinggal diam setelah kebobolan gol, laskar juku eja terus melancarkan serangan yang merepotkan pertahanan laskar antasari. Tercatat beberapa peluang terjadi pada menit-menit akhir pertandingan. Beberapa peluang tersebut terjadi mungking karena performa dari laskar antasari yang mulai menurun. Dan akhirnya pada menit ke 82 peluang emas dari Ferdinan Sinaga mampu dimanfaatkan dengan baik sehingga membuat skor menjadi 1-1. Sampai akhir laga tidak ada gol yang terjadi lagi dan membuat laskar juku eja harus manahan malu karena ditahan imbang oleh tim tamu.

Tinggalkan Balasan