Laga persahabatan kontra timnas merah putih versus mauritius rupanya membuat pelatih tim mauritus angkat bicara terkait permainan timnas merah putih. Pasalnya permainan timnas merah putih saat itu memang sangat bagus dan bisa mendominasi permainan. Laga persahabatan yang digelar di stadion Wibawa Mukti, selasa (11/09/2018) tersebut mengeluarkan timnas merah putih sebagai pemenang berkat gol semata wayang dari Evan Dhimas Darmono pada saat menit-menit pertandingan. Pasalnya pertahanan yang dimiliki tim mauritius cukup sulit untuk dibongkar meskipun para punggawa garuda sudah menggempurnya beberapa kali. Kiper tim mauritius juga dianggap sebagai pemain yang bagus pada saat pertandingan karena bisa mematahkan beberapa peluang gol yang dimiliki timnas merah putih.

Gol yang dilesatkan ke gawang tim mauritius oleh Evan Dhimas lah yang menjadi salah satu pengakuan bahwa permianan Indonesia bagus. Punggawa garuda tersebut memang menjadi salah satu sorotan oleh pelatih mauritus. Dan pada saat sebelum pertandingan ia telah menuturkan bahwa salah satu punggawa dari Selangor FC yaitu Evan Dhimas merupakan salah satu pemain yang patut diwaspadai karena skill yang ia miliki. Ia mengatakan bahwa Evan Dhimas pada saat awal bermain sudah bisa mendominasi permainan dan juga menciptakan beberapa peluang gol untuk timnas Indonesia. Dan ia juga mengatakan bahwa Evan Dhimas bisa menentukan kemenangan timnas garuda dan benar saja pada menit-menit akhir laga tersebut Evan Dhimas mampu mencetak gol berkat menyambar bola rebound hasil tembakan dari Dedik Setiawan.

Skema permainan yang dilakukan oleh timnas garuda juga menuai pujian dari pelatih mauritius. Pasalnya strategi pertahan yang dibuat oleh pelatih mauritius dinilai cukup sulit untuk dibongkar dan memang terbukti pada saat pertandingan berlangsung para punggawa garuda tak henti-hentinya menggempur pertahanan mauritius namun semuanya bisa digagalkan. Dan pada saat mauritius kebobolan pelatih mauritius menuturkan bahwa hal itu merupakan kesalahan dari pemain lini belakang. Ia juga menuturkan bahwa pertahanan yang dimiliki timnas merah putih sangat sulit untuk dibongkar. Meskipun beberapa kali pemain mauritius memiliki kesempatan untuk mencetak gol namun tak ada satu pun kesempatan tersebut yang memubuahkan gol.

Tak hanya sampai disitu saja, pelatih tim mauritius juga menyoroti suporter Indonesia. Pasalnya dukungan yang diberikan oleh suporter timnas garuda dilakukan saat pertandingan mulai hingga akhir pertandingan. Mereka terus-menerus meneriakkan dan menyanyikan yel-yel untuk meningkatkan semangat para punggawa garuda. Atmosfir yang dibuat oleh suporter timnas merah putih membuat takjub pelatih tim mauritius. Ia mengatakan bahwa ia sangat menikmati pertandingan melawan Indonesia apalagi saat pertandingan memasuki menit-menit akhir. Para suporter dengan serentak menyanyikan lagu “Tanah Air Beta”. Ia juga menuturkan bahwa kekalahan yang dialaminya tidak ia rasakan akibat nyanyian dari suporter timnas merah putih.

Meskipun banyak memuji lawanya, pelatih tim mauritius juga memuji permainan yang dilakukan oleh anak asuhnya. Ia menuturkan bahwa pada saat bermain timnas merah putih memang sangat mendominasi permainan dan mampu melakukan serangan-serangan yang begitu agresif ke area pertahanan mauritius. Namun walaupun banyaknya serangan yang dilakukan oleh timnas merah putih, hanya satu gol saja yang bisa dibuat oleh timnas merah putih. Ia mengatakan bahwa pertahanan yang ia miliki sudah bagus namun pada menit-menit akhir pertahanan merek kebobolan yang merupakan kesalahan dari lini belakan yang mereka miliki sehingga memberikan kesempatan untuk timnas merah putih membuat gol yang menciptakan kemenangan bagi mereka.

Tinggalkan Balasan