Manchester United ahirnya kalah dari Derby County di kandang sendiri pada laga babak ketiga piala Liga.  Sampai babak ekstra time berhenti, pertandingan berakhir dengan skor 2-2.  Lalu di babak tos-tosan, United kalah dengan skor 8-7. Pada laga ini, Romero mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan.

Sejatinya laga ini lebih dari sekedar pertemuan tim besar dan tim kecil. Lampard yang menjadi pelatih Derby County adalah mantan anak didik Mourinho semasa di Chelsea. Bahkan kedua orang ini pernah berjaya di skuad The Blues dengan memenangi titel lig Primer pada tahun 2004/2005 dan 2005/2006.  Ini artinya laga United vs County merupakan laga murid bertemu dengan guru.

Lampard sendiri mengakui kalau pengalaman melatihnya belum apa-apa bila dibandingkan dengan Mou. Tentu saja itu benar karena secara statistic, Lampard baru saja menjadi pelatih selama enam bulan sementara Mou sudah bertahun-tahun. Sederet trofi bergengsi sudah ia dapatkan termasuk juara Liga Champions bersama Inter dan Porto.

Bermain di Old Trafford dengan menurunkan beberapa pemain bintang seperti Lukaku, Matic dan Fellaini, tentu saja Mou tidak menggangap remeh laga ini. Namun rencana tidak berjalan sesuai yang diinginkan.  Kartu merah Romero tentu saja menjadi pukulan karena otomatis satu pemain United harus ditarik untuk digantikan oleh kiper baru.

Pada laga itu, statistik cukup mengherankan terjadi. United kalah penguasaan bola yaitu 47 persen dibandingkan dengan 53 persen milik County.  Tembakan yang dibuat tim lawan pun lebih banyak yaitu 16 berbanding 14 yang dilakukan United.

Untuk pasing sendiri,  Derby County lebih bagus karena mampu melakukan lebih banyak dibandingkan United yaitu 498 banding 446. Lampard sendiri pesimis ia bisa mendapatkan hasil yang bagus karena harus bermain di Old Trafford.  Kenyataan memang lebih memihak Lampard.  Sang murid kali ini bisa mengangkangi sang guru.

Kekalahan United itu tentu saja jadi pukulan bagi skuad MU karena sebelumnya Mou mengatakan akan tetap menurunkan kekuatan terbaik. United otomatis tersingkir karena piala liga menggunakan sistem Knock Out di setiap tahapnya. Kecuali bermain imbang maka tanding ulang akan dilakukan untuk menentukan agregat.

Entah apa yang terjadi dengan skuad United. Dua kali mendapatkan hasil yang tidak bagus di Old Trafford. Pekan keenam liga Inggris, United harus puas di tahan Wolverhampton. Sementara di piala liga United harus kalah dari tim divisi dua.  Mesipun bukan kompetisi favorit tetap saja piala Liga bisa menggambarkan seperti apa performa sebuah tim.

Lampard sediri memang ambil kursus kepelatihan untuk mendapatkan lisensi UEFA. Sempat magang di tim junior Chelsea, Lampard kemudian menjadi pelatih Derby County. Dan tentu saja mengejutkan karena setelah dua bulan melatih, Lampard akhirnya  bisa menang atas Mou yang tentu saja merupakan salah satu pelatih terbagus di era moderen ini.

United memang selalu gagal di dua musim ini untuk ajang piala Liga. Entah mengapa Lukaku Dkk tidak bisa tampil bagus padahal lawannya tidak terbilang berat. United memang sedang tak harmonis. Kabar keretakan Mou dan Pogba kambali mencuat semenjak isu pecopotan ban kaptennya mulai menyebar.

Mou kesal dengan kritik pogba setelah United ditahan imbang oleh Wolverhampton.  Kritik itu rupanya membuat Mou tidak suka sehingga mengatakn akan mengganti  kapten.  Pogba mengkritik Mou seharusnya menggunakan tak tik bola menyerang.

Tinggalkan Balasan