Membahas soal The Red devil tentu tidak akan ada habisnya ya khusunya bagi pembaca setia berita sepak bola indonesia.  Awal musim yang rumit bagi Manchester United.  Bagaimana tidak ? Anak asuh Mourinho sudah mengalami dua kekalahan dari tiga pertadingan yang telah dilakoni.  Sempat menang lawan Leicester City di laga perdana BPL, MU kalah 2-3 lawan Albion dan tunduk di Old Traford kala menjamu Spurs dengan skor telak 3-0. Tentu itu bukan hal yang menyenangkan bagi para fans United.  Mourinho kemudian dikambinghitamkan atas kondisi buruk tersebut. Sang manajer asal Portugal ini disebut salah tak tik sehingga membuat MU tidak bisa bermain bagus.

Di lansir dari fakta lapangan oleh tim redaksi berita sepak bola indonesia , Gonta ganti Bek tengah dianggap sebagai salah satu biang keladi dari semua kerumitan yang dihadapi MU pada dua kekalahan beruntun di awal Liga Inggris itu. Mou belum menemukan formasi bek tengah yang tepat seperti pada era Fergie yang menduetkan Ferdinand dan Vidic. Kedua pemain itu memang menjadi jangkar penahan lini belakang dari serangan lawan. Sementara di era Mou, tidak ada tandem yang pas untuk bek tengah. Kadang Mou memasang Bailly dan Lindelof. Di pertandingan lain, Bailly dipasangkan dengan Smalling.  Tidak adanya pasangan yang pasti di bek tengah membuat kurangnya komunikasi sehingga menjadi hal yang wajar bila di laga melawan Spurs, MU kalah 3-0.

Berita sepak bola indonesia  Mengutip pernyataan Salah satu legenda MU, Robson, mengatakan tandem di bek tengah amat penting.  Mou belum juga menemukan dua pemain yang selalu bermain bersama di setiap laga. Itu menjadi masalah penting yang harus segera diatasi menurut sang legenda.  Pergantian formasi memang tidak hanya di bek tengah, di lini tengah dan depan pun Mourinho belum mempunyai pakem yang pasti. Kadang ia menurunkan Sanchez dan Lingard, dan di pertandingan yang lain  Martial dan Rashford yang diturunkan. Hanya Lukaku saja yang pasti mengisi line up dan juga Pogba.

Mou sendiri tidak mengakui kesalahan tak tik menjadi penyebab kalahnya MU di banyak laga. Ia tetap mengatakan tak tik yang dipakai sudah pas dan MU hanya kurang beruntung saja untuk hasil akhir.  Tidak banyak pemain yang didatangkan The Red Devils di musim ini. hanya Fred dan bek muda Portugal yang datang. Fred belum bisa menjadi kunci permainan MU sejauh ini.

Selain tidak banyak pemain yang datang ke skuad setan merah, hubungan yang tidak romantis dengan beberapa pemain membuat skuad MU tidak bermain kompak. Isu keretakan Pogba dengan Mou, misalnya, disinyalir menjadi pemicu rumor akan hengkangnya Pogba ke Barcelona. Belum lagi pemain seperti Martial yang mengaku sudah tidak betah di Old Traford.  Tentu Fans United akan menanti laga berikutnya di BPL yang mana Pogba Cs akan tandang ke markas Burnley. Secara kelas, tentu saja MU masih di atas angin namun bermain di kandang lawan dalam kondisi tim yang tidak bagus bukan hal mudah untuk menggondol tiga poin.

Bila Mou bisa menghantarkan MU meraih tiga poin saat melawan Burnley, bisa dipastikan rumor pemecatan The Special Ones akan menghilang.  Perlu dilihat juga komposisi bek tengah yang akan diturunkan Mou. Apakah Bailly dan Lindelof yang akan main di laga ini atau otak atik formasi bek tengah lain yang akan dilakukan oleh manajer tampan ini. Yang pasti tiga poin harus menjadi angka mutlak yang harus diraih. Bila tidak, MU akan semakin sulit meningkatkan performa karena aka nada isu-isu yang nantinya akan mengganggu kosentrasi tim.

Tinggalkan Balasan