Laga kali ini merupakan laga persahabatan yang dilakukan antara timnas merah putih dan juga timnas Myanmar. Laga kali ini juga dijadikan sebagai laga pemanasan bagi kedua tim karena kedua tim tersebut sebentar lagi akan menghadapi kompetisi piala AFF 2018 yang rencananya akan di gelar sekitar bulan November yang akan datang. Laga kali ini rencananya akan di gelar di markas dari timnas merah putih tepatnya di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang pada hari Rabu tanggal 10 Oktober 2018.

Saat ini statistik yang dimiliki oleh para punggawa timnas merah putih masih berada di atas dari timnas Myanmar sehingga membuat para punggawa merah putih tidak terlalu takut namun masih harus tetap waspada karena kemenangan dalam suatu pertandingan hanya akan datang bagi mereka yang terus berusaha. Dan pada laga uji coba kali ini terdapat fakta menarik dibaliknya.

Salah satu fakta menarik jelang laga uji coba ini adalah laga ini merupakan laga ke 16 dimana timnas merah putih melawan timnas Myanmar. Timnas merah putih dengan timnas Myanmar sudah tercatat telah melakukan pertandingan sebanyak 15 kali sejak tahun 1996 dan laga kali ini merupakan laga ke 16 dari timnas merah putih dengan timnas Myanmar. Timnas merah putih dan timnas Myanmar seringkali berjumpa pada pertandingan seperti SEA Games, Piala AFF, dan Piala Merdeka. Dan selama pertemuan tersebut hasil terbaik dari timnas merah putih adalah mengalahkan Myanmar dengan skor 6-1 pada Piala Tiger 1996.

Dan fakta menarik lainya jelang laga ini adalah selama pertemua antara timnas merah putih dengan timnas Myanmar rupanya rekor kemenangan yang terbanyak dimiliki oleh para punggawa timnas merah putih. Timnas merah putih selama bertanding dengan timnas Myanmar tercatat memperoleh kemenangan sebanyak 6 kali, hasil imbang sebanyak 4 kali dan mengalami kekalahan sebanyak 5 kali.

Sedangkan dari kubu Myanmar memperoleh hasil yakni kemenangan selama 5 kali, memperoleh hasil imbang sebanyak 3 kali dan mengalami kekalahan sebanyak 7 kali selama bertanding dengan timnas merah putih. Dan pada pertandingan terakhir kali antara timnas merah putih dan timnas Myanmar, timnas merah putih berhasil mengalahkan timnas Myanmar dengan skor 3-1 pada saat kompetisi SEA Games dimana kedua tim tersebut sedang memperebutkan piala perunggu.

Fakta lainya pada laga yang akan datang ini adalah kesempatan dimainkanya 2 pemain naturalisasi yakni Esteban Viscara dan juga Stefano Lilipaly. Jika melihat dari pertandingan timnas merah putih dan timnas Myanmar tahun 2017 lalu coach Bima Sakti memasukkan salah satu pemain naturalisasi yang dimilikinya yakni Ezra Wallian yang merupakan pemain muda yang sempat membela salah satu klub di liga belanda yakni Ajax FC.

Dan mungkin saja pada laga kali ini coach Bima Sakti memasukkan kedua pemain naturalisasi tersebut jika meninjau dari pertandingan tahun lalu. Esteban yang merupakan salah satu pemain Sriwijaya FC baru saja mendapat status Warga Negara Indonesia bersama salah satu pemain Madura United yakni Alfath Fathier. Oleh karena itu kedua pemain tersebut baru diberi materi adaptasi saat sesi latihan.

Dan dari kubu Stefano Lilipaly menjadi kandidat kuat akan dimainkan pada laga kali ini karena melihat statistik dan performa pertandinganya selama ini yang cukup bagus apalagi saat pertandingan kompetisi ASEAN Games 2018. Namun sayangnya saat ini Stefano tengah mengalami cedera engkel pada sesi latihan saat akan menjamu Sriwijaya.