Tahukan anda pembaca setia berita bola timnas indonesia , jika perubahan memang sedang terjadi di kubu Arsenal. Tim yang sudah lama dilatih Wenger kini berganti dengan menunjuk Unai Emery sebagai pelatih baru. Datang dari PSG, tentu saja Emery tidak mudah memberikan trofi di liga Inggris. Arsenal saat ini tidak tampil di liga Champions setelah musim lalu tampil buruk. Emery belum menunjukkan hasil yang bagus di liga Inggris. Arsenal kalah dua kali di tiga laga perdana Emery di BPL. Praktis hal ini membuat banyak orang ragu akan kemampuannya memberikan hal yang bagus untuk Arsenal.

Berdasarkan fakta yang didapat tim berita bola timnas indonesia , beberapa pemain senior Arsenal seperti Ozil dan Ramsey masih diperetahankan oleh The Gunners. Bernd Leno saja yang didatangkan untuk mengisi posisi kiper dan bek yang didatangkan dari Juventus.  Buruknya start di Liga Inggris tidak membuat Emery pesimis bahwa timnya bisa mendapatkan hasil yang bagus di banyak kompetisi. Pelatih ini yakin Arsenal masih dalam masa adaptasi dengan gaya kepelatihannya.

Emery pun membuat beberapa aturan ketat agar hasil di lapangan hijau maksimal bagi anak asuhnya. Misalnya saja ia melarang anak buahnya mengkonsumsi jus buah dengan gula. Belum lagi latihan dengan pressing ketat diberlakukan.  Perlu anda ketahui pembaca berita bola timnas indonesia  jika Emery memang berhasil membawa tim yang ia asuh sebelumnya tampil bagus. Bersama Sevilla ia berhasil mempersembahkan tiga piala liga Eropa.  Di PSG, ia gagal memberi liga Champions tapi ia berhasil memberikan trofi League One.

Emery mengatakan “ Kami mempunyai pemain yang brilian dan tentu saja mereka harus menyesuaikan hal baru yang saya hadirkan di tim ini. Saya yakin Arsenal akan terus bertumbuh dan berkembang sehingga kami bisa tampil bagus di banyak ajang “

Apa yang dikatakan pelatih asal Spanyol ini tentu saja berdasar. Pergantian pelatih memang memerlukan adaptasi dari semua elemen khususnya para pemain. Di lini depan, Arsenal punya Aubumeyang dan Lacazette. Arsenal juga punya Ozil dan Mhkrtyan yang tampil bagus di banyak laga. Tapi tentu saja tidak mudah memenangkan kompetisi di laga sekelas Liga Inggris. Belum lagi di ajang seperti Liga Champions yang ketat sekali persaingannya.

Arsenal memang tidak memainkan Champions di musim ini dan karena itu, target untuk kembali berlaga di liga nomer satu itu tentu menjadi target utama. Emery yakin ia mampu membawa kembali The Gunners ke  empat besar yang artinya kesempatan untuk bermain di Champions amat besar.  Tapi melihat hasil yang diperoleh di tiga laga, bisa saja ambisi Emery untuk membawa tampil bagus di liga Inggris tinggal kenangan saja. Tapi musim masih panjang, masih banyak yang bisa diperbuat The Gunners agar tampil konsisten.

Keputusan Arsenal untuk tidak lagi bekerjasama dengan Wenger memang memuaskan banyak pihak khususnya para fans yang sudah gerah dengan pencapaian pelatih asal Prancis itu. Tapi tentu saja penunjukkan Emery tidak semua menerimanya dengan positif. Emery dianggap tidak akan bisa mengatasi tekanan melatih tim sekelas Arsenal yang berlaga di BPL yang memang dikenal amat kompetitif.

Tentu apa yang dilakukan Emery patut dinanti. Apakah pelatih asal negeri Matador ini bisa memberi The Gunners kekuatan untuk bisa bersaing atau malah sebaliknya.  Menang di liga Eropa dan mampu setidaknya ada di empat besar adalah target yang harus didapatkan. Bila tidak, tentu saja pintu keluar Emery bisa saja terbuka lebar. Musim baru saja dimulai, tentu saja terlalu dini untuk menilai apakah Emery layak atau tidak menjadi suksesor Wenger di Arsenal.

Tinggalkan Balasan