Wonderkid Iindonesia Egy Maulana Vikri telah memulai petualangannya di Benua Biru. Pemuda 18 tahun tersebut telah meneken kontrak di salah satu klub kasta tertinggi Liga Polandia, Lechia Gdansk. Setelah sebelumnya sempat dikaitkan dengan klub-klub Spanyol, Italia, hingga Portugal, Egy lebih memilih berlabuh di Lechia Gdansk sebagai langkah awal petualangannya di Eropa. Kabar Egy ini tentu saja menghebohkan berita bola Indonesia.

Banyak netizen Indonesia yang penasaran dengan klub asal Polandia tersebut. Bahkan, akun instagram resmi milik Lechia Gdansk tiba-tiba kebanjiran followers berkat netizen Indonesia yang mulai mengikuti akun tersebut. Hal ini juga yang membuat ramai berita bola Indonesia kembali ramai dengan aksi para netizen asal Indonesia. Tidak hanya itu, beberapa orang juga membuat akun instagram khusus yang mengatasnamakan Lechia Gdansk Indonesia.

Sebelum menandatangani kontrak di Lechia, Egy sudah ikut bergabung latihan bersama dengan para pemain Lechia Gdansk lainnya. Berita bola Indonesia kembali dibuat heboh dengan prosesi perkenalan Egy Maulana Vikri dimana ia memakai jersey dengan nomor punggung 10. Hal ini sempat mengundang isu tidak sedap karena Egy Maulana Vikri dianggap mengambil nomor milik pemain senior Lechia Gdansk yakni Sebastian Milla. Namun, isu tersebut dibantah oleh Sebastian Milla karena musim lalu merupakan musim terakhirnya bersama Lechia Gdansk. Selain itu, ada juga spanduk besar yang bergambar wajah orang Asia di tribun penonton yang diindikasikan sebagai Egy Maulana Vikri dengan nada rasis. Hal ini semakin membuat berita bola Indonesia terus memanas.

Musim 2018/2019 telah tercipta sejarah dimana Egy Maulana Vikri menjadi pemain asal Indonesia yang bermain di Liga Polandia. Sayangnya, Egy masih belum mendapatkan kesempatan untuk menjalani laga debut bersama Lechia. Sementara ini Egy baru bermain bersama dengan Lechia II yang merupakan tim yang berisi pemain-pemain yang tidak tampil bersama skuad utama. Meski begitu, Egy terus menunjukkan performa menjanjikan di Lechia II.

Dalam laga bersama Lechia II, Egy beberapa kali melakukan aksi-aksi yang bagus. Bahkan Egy mampu melewati beberapa pemain lawan dan masuk ke area penalti. Pada laga menghadapi GKS Kolbudy, Egy sukses menorehkan 1 gol dan 2 assist. Kemudian di laga menghadapi Pogon Lebork, Lechia II berhasil menang telak dengan skor 5-0. Pada pertandingan tersebut, pemain asal Medan ini tampil on fire. Egy berhasil menyarangkan dua gol dimana satu gol dicetak di babak pertama dan satu gol di babak kedua. Hal ini membuat pemberitaan Egy semakin ramai dengan perkembanganny selama di Eropa. Apalagi, pada pertandingan tersebut Egy dipantau langsung oleh pelatih Piotr Stokoweic. Tidak hanya pelatih, permainan Egy juga disaksikan langsung oleh beberapa pemain senior Lechia Gdansk. Duet Egy bersama Sopocko sukses menarik perhatian mereka dan juga para suporter yang hadir.

Dengan performa apiknya bersama Lechia II, Egy Maulana mendapatkan kesempatan untuk duduk di bangku cadangan ketika tim utama Lechia Gdansk bermain di Ekstraklasa, Liga Polandia menghadapi Korona Kielce. Kabar tersebut langsung meramaikan berita bola Indonesia meski pada akhirnya Egy tidak sempat diturunkan pada pertandingan. Hal ini membuat Egy kembali gagal menjalani debut di kasta tertinggi Liga Polandia. Usai laga tersebut, Egy kembali tampil mengesankan bersama Lechia II dengan mencetak dua gol menghadapi KS Stolem Gniewino. Egy menjadi pahlawan kemenangan Lechia II dengan gol yang dicetak di menit kelima dan gol kedua di menit ke-52. Di akhir laga, Lechia II berhasil mengunci kemenangan dengan skor 2-1.

 

Tinggalkan Balasan